Diduga Kelaparan, Perempuan Paruh Baya Meninggal dan Seorang Lagi Lemas

Posted on

MAKASSAR – Warga di sekitar jalan Satanga, Kelurahan Pattunuang, Kota Makassar digegerkan dengan penemuan mayat perempuan pada hari Sabtu (23/6/2018), sekira pukul 17.05 Wita, di jalan Satanga 1 No 4 Makassar. Korban diketahui merupakan perempuan paruh baya bernama Kardina (55), warga jalan Satanga 1 No 4 Kelurahan Pattunuang Kota Makassar.

Menurut seorang saksi bernama Debby (50), warga jalan Satanga Makassar, dirinya sekira pukul 09.00 Wita, datang ke TKP karena sudah beberapa hari korban tidak menelpon untuk pesan makanan. Namun pada saat mengetok pintu dan memanggil nama korban tidak ada respon dari dalam.

“Saya lalu mendatangi keluarga korban di jalan Sultan Hasanuddin Makassar dan selanjutnya menghubungi ketua RT, soalnya korban memang menderita sakit asma akut” ujar Debby.

Hal serupa diungkapkan saksi lainnya bernama Selvi (68) warga jalan Pelita Raya yang menerima telpon dari keluarga korban di jalan Sultan Hasanuddin Makassar perihal kondisi korban di TKP.

“Saya langsung mendatangi TKP mengetok pintu dan dibukakan oleh kakak korban bernama Rini. Kami mencium bau busuk dari dalam rumah dan selanjutnya menghubungi warga sekitar untuk menghubungi pihak Kepolisian. Korban Kardina tinggal bersama kakaknya Rini, dan kami merupakan saudara sepupu namun sudah lama tidak saling berkunjung” urai Selvi.

Sekira pukul 17.30 Wita, Personil Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel tiba di TKP dan selanjutnya melakukan tindakan Medis Forensik dan olah TKP.

Kakak korban bernama Rini (56), terpaksa dievakuasi ke RS Labuang Baji didampingi keluarganya lantaran kondisinya lemas.
Selanjutnya sekira pukul 18.10 Wita, korban di evakuasi ke RS Bhayangkara Makassar guna tindakan lebih lanjut.

Menurut Personel Dokpol Biddokkes Polda Sulsel Akp Zulkarnain mayat di duga telah dua hari dan kondisinya membusuk dan berulat.

“Untuk korban yang hidup dugaan sementara tidak makan selama 2 hari sehingga kondisi sangat lemas sehingga perlu penanganan medis” tutur Akp Zulkarnain. (Slamet)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar