Dikonfirmasi Kasus Kades Diduga Narkoba, Kasat Resnarkoba Polres Jeneponto: Kenapaikah?

Posted on

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU – Penangkapan oknum kepala desa bernisial HZ dan empat terduga penyalahgunaan narkoba lainnya oleh Satnarkoba Polres Jeneponto, Selasa (22/05/2018) kemarin, sempat menjadi sorotan publik.

Lalu bagaimana perkembangan penanganan kasus itu?

Jumat (25/05/2018), awak TribunJeneponto.com pun mencoba mengonfirmasi ke Kasat Reserse Narkoba Polres Jeneponto AKP Hambali, terkait penanganan kasus yang membuat geger publik Jeneponto itu.

Melalui sambungan telelon awak TribunJeneponto.com, bertanya ke sang komandan satuan (Kasat),” Bagaimana perkembangan penangan kasus narkoba yang oknum kepala desa ndan? “tanya awak Tribun.

“Kenapaikah, “jawab Hambali dengan nada terkesan geram saat dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus sang kades.

“Mau diberitakan (updatenya) ndan,” awak Tribun menyahut.

“Belumpi ada hasilnya karena kita ada SOPnya,” singkatnya.

Khusus penanganan kasus ini, terkesan menimbulkan tanya.

Musabahanya, beberapa jam setelah penangkapan sang oknum kades dan empat lainnya, Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengundang sejumlah awak media untuk mengikuti press release yang dijadwalkan, Rabu besok.

Baca Juga :  Ini Titik Rawan Lakalantas di Daerah Mamuju dan Mamuju Tengah

Rabu (23/05/2018) tiba-tiba Kapolres Jeneponto AKB Hery Susanto melalui Plt Kasubag Humas Polres Jeneponnto AKP Syahrul membatalkan rencana press release tersebut.

Namun, berbeda dengan Polda Sulsel. Kamis, (24/05/2018) melalui halaman Kepolisan Daerah (Polda) Sulawesi Selatan Corner di koran Tribun Timur, Polda Sulsel merilis penangkapan oknum kepala desa dengan judul “Pengungkapan Penangkapan Seorang Kades Lahgun Narkoba”.

Dalam rilis berita yang termuat itu, oknum kepala desa HZ (50) bersama empat lainnya M (38), AW (27), IM (40) dan IA (25), diamankan saat berada di kampung Ulugalung, Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang, Jeneponto.

Barang bukti yang turut diamankan polisi, satu sachet plastik klip kecil berisi krostal bening diduga narkotika jenis sabu, satu buah tempat permen berisi tiga sachet plastik klip yang berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu, satu ala isap atau bong, empat buah hp android, dua bua hp samsung lipat dan satu sendok pipet plastik berwarna hitam.

Baca Juga :  Mohamed Salah Terancam Batal Main di Piala Dunia 2018, Lihat yang Dilakukan Kini



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar