Dinilai Tak Wajar, Pengebang Meikarta Tolak PKPU

Posted on

JawaPos.com – MSU PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), pengembang Kota Baru Meikarta menolak gugatan dan tagihan dua vendor PT Relys Trans Logistic dan PT Imperia Cipta Kreasi di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Direktur MSU Danang Kemayan Jati mengatakan, pihaknya menganut prinsip integritas, terbuka dan profesional dalam menjalankan usahanya. Setiap tagihan yang sah selalu diselesaikan sebagaimana mestinya. Hubungan dengan lebih dari 500 pemasok, kontraktor dan sub-kontraktor berjalan baik. 

“Memang sangat disesalkan bahwa selalu ada kasus-kasus terkait vendor yang mengajukan tagihan tak jelas dan tidak melampirkan bukti bukti pendukung yang semestinya. Untuk itu MSU sedang melakukan audit terhadap semua tagihan-tagihan dan dokumentasi yang diserahkan oleh perusahaan atau vendor terkait,” ujarnya kepada JawaPos.com, seperti diberitakan Jumat (1/6).

MSU secara resmi meminta dua perusahaan EO tersebut agar memberikan dokumen-dokumen tagihan dan bukti bukti pendukung. Sayangnya sampai saat ini dokumen-dokumen tersebut masih belum lengkap diterima. 

Namun demikian MSU tetap akan mengedepankan itikad baik dan komunikasi, dengan memberikan kesempatan dan waktu tambahan kepada kedua EO terkait untuk menyerahkan tagihan-tagihan dan dokumen-dokumen penunjang yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.  

Sementara itu, lanjutnya, MSU akan mengambil langkah-langkah hukum untuk menghadapi vendor-vendor nakal yang diduga melakukan kecurangan, kolusi dan penipuan. 

“MSU akan terus fokus pada mewujudkan pembangunan kota baru di Meikarta sebagai pusat dari pembangunan nasional megapolis Jakarta-Bekasi-Bandung dengan penduduk pada tahun 2045 sebesar delapan puluh juta dan saat ini sudah menjadi basis dari hampir lima puluh persen kegiatan produksi nasional,” tuturnya.

Danang menuturkan, beberapa gedung CBD sudah topping off dan menurut rencana dua puluh delapan gedung pertama dari hampir keseluruhan dua ratus gedung akan topping off pada bulan Desember 2018, dan serah terima empat belas ribu unit hunian akan dilakukan pada akhir bulan Februari 2019.

“MSU sangat mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat luas dan puluhan ribu pemilik hunian,” imbuhnya.

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar