Ditiadakan Tahun Ini, Bagaimana Nasib Nobel Sastra 2019?

Posted on
Jakarta – Awal Mei lalu Akademi Swedia memutuskan untuk meniadakan pengumuman Nobel Sastra tahun ini lantaran kasus skandal seks. Bagaimana nasib Nobel Sastra ke depannya?

Nobel Sastra akan kembali dilanjutkan pada 2019. Bukan satu nama yang dibacakan tapi akan ada dua nama yakni Hadiah 2018 dan Hadiah 2019.

“Tahun ini kami meniadakannya karena situasi yang tidak biasa, dan adanya konflik akademi. Anggota Akademi juga melemah dalam hal jumlah anggota,” ujar Sekretaris tetap Akademi Swedia Anders Olsson dilansir dari berbagai sumber, Kamis (24/5/2018).

Ini akan menjadi yang pertama kalinya sejak Nobel Sastra diadakan pada 1949. Tahun lalu novelis Inggris kelahiran Jepang Kazuo Ishiguro memenangkan Nobel Sastra.

Baca Juga :  Dengarkan Dia, Dari Buku Lalu ke Musik

Lantaran kasus skandal seks di tubuh Akademi Swedia, Sara Danius dan tiga anggota akademi lainnya juga mengundurkan diri. Mereka adalah Peter Englund, Klas Ostergren, dan Kjell Espmark yang menyebut skandal tersebut telah menghancurkan dunia sastra Swedia.

Yayasan Nobel segera bereaksi. Akademi Swedia setuju untuk meninjau praktik-praktik operasinya yang telah berusia seabad. Salah satunya adalah aturan mengenai anggota yang valid sampai meninggal dunia.

Anggota Akademi Swedia Goran Malmqvist mengatakan dengan adanya penundaan adalah keputusan yang tepat.

“Kami berada dalam krisis dan butuh waktu untuk membangun kredibilitas lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Musikal 'The Lion King' Kembali Dipentaskan di Singapura

Hadiah Nobel diberikan oleh Alfred Nobel sebagai bentuk penghargaan pada berbagai pihak yang berjasa di bidang sains, kedokteran, sastra, dan perdamaian. Penghargaan ini telah berlangsung sejak 1901 silam.

(tia/tia)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar