Donald Trump Diduga Pernah Usir One Direction dari Hotelnya

Posted on

JawaPos.com – Mantan personel boyband One Direction menceritakan bahwa mereka pernah dipaksa meninggalkan sebuah hotel oleh pengusaha kaya yang diduga kini menjadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Lantaran menolak permintaan bertemu dengan putrinya.

Hal senada juga pernah diungkapkan personel One Direction lainnya, Liam Payne. Dalam wawancara bersama majalah Rollacoaster tahun 2017, dia mengungkapkan bahwa pengusaha kaya tersebut mengusir mereka dari hotel karena mereka menolak bertemu putrinya.

Tetapi, saat wawancara dalam acara The Late Show dengan James Corden belum lama ini, Niall mengungkapkan bahwa mereka tidak secara teknis diusir. Tetapi, mereka dibuat tidak nyaman tinggal di hotel tersebut setelah menolak bertemu untuk berfoto dengan putri pengacara hotel. Oleh karena itu, tidak ada pilihan selain meninggalkan hotel.


One Direction – Perfect (Official Video)
(YouTube/One Direction)

“Kami konser di Madison Square Garden. Lalu, kami mengatakan bahwa kami tidak mengadakan meet and greets karena itu konser besar. Lalu, di hotel diminta berfoto dengan putri pengacara hotel. Kami menolaknya. Kemudian, dia mengatakan kami tidak diperbolehkan menggunakan pintu garasi lagi, sehingga kami harus menggunakan pintu depan, berfoto dan mempromosikan hotel. Jadi, kami memilih pergi,” ungkap Nial, sebagaimana dilansir dari Aceshowbiz, Kamis (21/6).

Namun, Niall enggan mengatakan nama hotel tersebut. Penyanyi asli Irlandia ini hanya mengatakan kejadian tersebut terjadi di hotel dekat Central Park, sehingga diduga adalah hotel milik Trump, Trump International Hotel & Tower.

Sementara itu, versi Liam mengatakan bahwa orang berpengaruh tersebut menelepon manajer mereka dan meminta untuk membangunkan seluruh personel band. Dengan maksud, meminta mereka meninggalkan hotel karena telah menolak permintaan foto bersama.

Sebagaimana diketahui, One Direction memang pernah menggelar konser besar di Madison Square Garden pada 2012 silam. Katika itu, Trump belum menjadi Presiden Amerika Serikat.

video

(yln/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar