DPD PKS Makassar mendadak reshuffle pengurus

Posted on

Makassar (Antaranews Sulsel) – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendadak melakukan reshuffle atau pergantian pengurus DPD PKS Kota Makassar yang baru, diduga berkaitan dengan arah dukungan Pilkada Wali Kota Makasar.

“Kami melakukan reshuffle di DPD Makassar bahwa ini murni agar PKS bisa mengakselerasi peluang kemenangan pasangan calon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) di Pilkada Makassar,” ujar Ketua DPW PKS Sulsel Surya Darma, di Makassar, Senin malam.

Dalam pengarahannya saat pelantikan pengurus baru, Surya mengatakan, pasangan calon Appi-Cicu harus didukung penuh dalam Pilkada Makassar, kendati akan melawan kolom kosong pada pencoblosan 27 Juni 2018.

“Ini bukan tentang pembersihan loyalis A atau B, tapi siapa pun yang tidak menjalankan perintah partai, akan diperlakukan sama,” katanya lagi.

Dia berpendapat bahwa posisinya akan dipertimbangkan jika tidak tunduk pada keputusan partai. Hal ini bersifat normatif saja, mengingat aturan tersebut berlaku pada semua organisasi kepartaian.

Ketua DPD PKS Makassar Anwar Faruq, usai dilantik di sekretariat DPW PKS Sulsel menyampaikan bahwa apa yang diperintahkan menjadi amanah buat dirinya dan seluruh pengurus yang baru.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, amanah ini tidak pernah saya impikan, ini adalah amanah dari DPW. Jika ada yang kurang sreg atau tidak setuju dengan pengurus baru ini, mari kita beri senyum,” kata dia.

“Kami bukanlah kader yang terbaik, tapi kami akan bekerja serius memenangkan PKS di Makassar,” ujarnya lagi.

Komposisi kepengurusan baru DPD PKS Kota Makassar yakni Ketua Anwar Faruq, Sekretaris Umum dan Humas Ruchwana Tenrisima, dan Bendahara umum Yeni Rahman

Selanjutnya, Ketua Bidang Kaderisasi Hamsah, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga Rini Hendrasari, Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat Rosnani, Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga Rahman Rumaday.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu dijabat Mukhlis, Ketua Bidang Pembangunan Keummatan Deddy Aprianto, Ketua Bidang Ekonomi Fathul Imanuddin, Ketua Bidang Kepemudaan Sabir, Ketua Bidang Pemberdayaan Jaringan Ekonomi A Rizal

Kemudian, Ketua Bidang Pemberdayaan SDM dan Profesi dijabat Ihwanuddin, Koordinator Daerah Makassar A, Amir Sanggu, dan Koordinator Daerah Makassar B, Farida.

Sebelumnya, partai ini diterpa keretakan terkait dengan sejumlah kader dan pengurus lama yang dipimpin eks Ketua DPD PKS Kota Makassar Hasan Hamido masih mendukung pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) pada Pilkada Makassar menghadapi pasangan calon Appi-Cicu.

Padahal dukungan awal partai ini mendukung pasangan DIAmi, namun belakangan pasangan ini memilih jalur perseorangan, sehingga pada detik-detik akhir pendaftaran, PKS malah berbalik arah mendukung serta mengusung pasangan Appi-Cicu yang juga diusung sembilan partai politik lainnya.

Berdasarkan konstalasi politik itu, membuat partai berlambang dua bulan sabit ini berpolemik, beberapa loyalis termasuk pengurus lama yang tetap mendukung pasangan DIAmi dibekukan DPP PKS Pusat atas laporan DPW Sulsel hingga hari ini dilantik pengurus baru secara sederhana.

Khusus Pilkada Makassar hanya diikuti satu pasangan calon yakni Appi-Cicu melawan kolom kosong, sedangkan pasangan DIAmi awalnya calon tetapi dicoret dari kepesertaan karena melanggar aturan yakni pasal 71 Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada terkait laporan penyalahgunaan wewenang sebagai petahana enam bulan sebelum penetapan calon di KPU Makassar, hingga berujung proses hukum di tingkat Mahkamah Agung dengan menguatkan putusan PT TUN Makassar memerintahkan KPU setempat menganulir status calon DIAmi.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar