Dua Terdakwa Begal Cium Tangan Orangtua Korban di Hadapan Hakim

Posted on

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Sidang dua terdakwa pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau biasa sebut begal diwarnai kisah haru di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (04/06/2018) sore.

Kedua terdakwa yakni Ardiansyah alias Ardy alias Bacok warga Kelurahan Tinumbu, Kecamatan Biringkanaya, dan Dandi Ambo Dandi alias Dandi (18), warga Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya.

Di ruang persidangan kedua terdakwa dengan mengenakan rompi tahanan hanya bisa menundukkan kepala ketika ditanya Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara.

Keduanya mengaku bersalah dan merasa khilaf atas perbuatan dirinya melakukan pencurian terhadap korban Nur Ismu dan Muh Sofyan.

Baca Juga :  Satpol PP turunkan 150 personil patroli gabungan

Baca: Melawan Saat Dibegal, Irfan Lakukan Ini saat Temui Keluarga Pembegal yang Terbunuh

Mereka kemudian memeluk kedua korban serta mencium tangan kedua orangtua korban yang ikut dihadirkan dalam persidangan.

“Iyya saya maafkan,” kata korban.

Menurut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar, meskipun kedua korban telah dimaafkan korban, tetapi tidak menghalangi proses pidananya.

Baca: Mengapa Korban Begal yang Tewaskan Pembegal Tersangka? Beginilah Fakta Sebenarnya Menurut Polisi

Mereka akan dihukum sesuai dengan perbuatanya.

Kedua pelaku curas alias begal ini diringkus Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Biringkanaya dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Syaharuddin, Rabu (31/1/2018), sekira pukul 15.00 Wita

Baca Juga :  Bukti Dukungan Keluarga, Cakka Buka Puasa Bersama Warga di Kediaman Orang Tua

Pelaku melancarkan aksinya dengan mengancam korban menggunakan parang dan busur di Jl Sudiang Raya, Makassar.(San)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar