Ekonomi Indonesia Tangguh Menahan Tekanan Eksternal

Posted on

JawaPos.com – Perekonomian Indonesia menghadapi tekanan dalam beberapa bulan terakhir. Dipicu oleh ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun.

Selain itu, sejumlah kebijakan yang lantang disuarakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, turut berengaruh terhadap perekonomian dalam negeri.

Meski demikian, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimis bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tangguh menahan laju tekanan eksternal. Menurutnya, ketahanan ini sudah terbukti sejak zaman dulu maupun saat ini. 

Baca Juga :  Penerimaan Pajak dan Bea Cukai April 2018 Tumbuh Positif

“(Contohnya) seperti krisis Yunani, revisi growth China tahun 2015 dan juga brexit. Kita alami episode ini dan Indonesia mengalami episode tersebut dengan cukup kuat,” ujarnya dalam konferensi pers di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (28/5).

Di samping itu, fluktuasi indeks saham dalam negeri juga masih mengalami perbaikan dibanding negara lain. Sempat perkasa di level 6.000-an, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemudian anjlok ke level 5000-an. Namun, IHSG sampai hari ini sudah kembali ke level 6.000-an.

Baca Juga :  Anak Autis Tidak Boleh Naik Pesawat, Ini Penjelasan Citilink

“Itu kenapa koreksi harga saham kalau dibanding negara emerging market cukup baik,” tutupnya.

(hap/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar