Ekonomi Masih Lesu, Ini Syarat Agar Bisa Tumbuh Lebih Bagus

Posted on

JawPos.com – Meski telah memasuki masa pemerintahan terakhir, pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla enggan untuk mematok terlalu tinggi pertumbuhan ekonomi pada 2019.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi pemerintah tahun depan bertengger di angka 5,2-5,6 persen. Sedangkan untuk tahun ini pemerintah mematoknya sebesar 5,2-5,4 persen.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan syarat utama jika ingin mendorong pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh di atas 5 persen adalah mendorong pertumbuhan konsumsi ke angka 5,4 persen.

“Kalau PDB mau lebih tinggi dari 5,2 persen atau lebih tinggi dari 5,4 persen maka konsumsi tidak bisa hanya tumbuh diangka 5,0 persen, dia bisa tumbuh (di atas 5 persen) kalau konsumsinya 5,2 atau 5,1 persen,” kata Suahasil di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/7).

Baca Juga :  Bangga Enggar Pada Pengusaha Saat Harga Pangan Stabil Saat Ramadan

Selanjutnya, Suahasil mengatakan konsumsi bisa tumbuh di atas 5 persen, bila penghasilan masyarakat naik dengan tingkat inflasinya rendah. Sehingga daya beli tak ikut tergerus oleh kenaikan inflasi.”Sehingga menjaga inflasi jadi sangat penting,” kata dia.

Untuk itulah, kata Suahasil, kebijakan pemerintah saat ini didorong untuk bagaimana inflasi tetap terjaga. Yakni dengan mengeluarkan kebijakan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak dan elpiji subsidi, dan juga harga listrik subsidi untuk tidak naik.

“Dengan begitu kita akan menjaga inflasi,” terangnya.

Baca Juga :  Bangun PLTU, Anak Usaha Medco Energi Cari Utang Rp 1,2 Triliun

(uji/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar