Ekspor Timah RI Pada Mei 2018 Naik 200 Persen

Posted on

JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pada Mei 2018 USD 16,12 miliar. Angka ini tumbuh 12,47 persen dibanding dengan kinerja ekspor pada periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2018 terjadi pada timah sebesar USD 177,5 juta. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 200,74 persen.

“Ekspor non migas menyumbang 90,86 persen pada share ekspor sepanjang Januari-Mei 2018,” ujarnya di Gedung BPS Jakarta, Senin (25/6).

Pada Januari-Mei 2018, ekspor tambang tercatat USD 12,25 miliar, naik 32,27 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD 9,26 miliar. Kemudian disusul kenaikan dari sektor industri pengolahan yang naik 6,18 persen dari periode yang sama tahun lalu di USD 51,29 miliar menjadi USD 54,45 miliar.

Selain itu, Ekspor migas juga naik 6,07 persen di periode Januari-Mei 2018 di USD 6,85 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu USD 6,33 miliar.

Penurunan terbesar terjadi pada perhiasan/permata sebesar USD 88,0 juta (16,83 persen). Sementara ekspor pertanian juga turun di tahun ini sebesar USD 1,38 miliar, atau turun 4,34 persen dibanding tahun lalu USD 1,44 miliar.

Ekspor nonmigas Mei 2018 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu USD 2,09 miliar, disusul Amerika Serikat USD 1,57 miliar dan Jepang USD 1,40 miliar, dengan kontribusi ketganya mencapai 34,82 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar USD 1,74 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Mei 2018 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD 12,84 miliar (17,14 persen), diikut Jawa Timur USD 8,02 miliar (10,70 persen) dan Kalimantan Timur USD 7,45 miliar (9,94 persen).

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar