Gara-Gara Berita Hoaks, Facebook akan Hapus Fitur Trending Topic

Posted on

JawaPos.com – Jejaring sosial Facebook akan menghapus fitur trending topic alias topik terpopuler. Alasan di balik luluhnya fitur tersebut adalah penyebaran hoaks atau berita bohong yang ingin ditumpas Facebook.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman Bloomberg, Minggu (3/6), penghapusan fitur tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Berita di Facebook, Alex Hardiman. Dalam blog resminya, Alex menyampaikan bahwa seiring berjalannya waktu, Facebook menemukan bahwa dari waktu ke waktu orang menemukan produk yang ternyata kurang bermanfaat.

“Kami telah melihat bahwa cara orang mengonsumsi berita di Facebook berubah. Mereka beralih menggunakan telepon seluler dan kini lebih suka informasi dalam bentuk video. Kami sedang menjajaki cara-cara baru untuk membantu orang tetap mendapat informasi dengan tepat dan benar-benar penting bagi mereka,” katanya.

Ilustrasi: stop hoaks. (Fajri Achmad NF/Bandung Ekspres/JawaPos.com)

Menurut dia, Facebook benar-benar ingin memastikan berita yang mereka lihat di Facebook berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan berkualitas. Sebagai contoh, Facebook nantinya akan memiliki sejumlah fitur pengganti trending topic agar penggunanya tetap bisa mendapatkan informasi.

Beberapa fitur yang sedang diuji media sosial (medsos) yang digawangi Mark Zuckerberg itu antara lain, Breaking News Label, Today In, dan News Video in Watch. Nantinya Facebook akan menggandeng penerbit di seluruh Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, India, Australia, dan negara lainnya yang memungkinkan penerbit memasang indikator ‘berita terkini’ di pos mereka di kabar berita.

Lainnya, fitur Facebook yang berjudul ‘Today In’ nantinya akan menghubungkan orang-orang dengan berita terbaru dan penting dari penerbit lokal di kota mereka. Ada pula pembaruan dari pejabat dan organisasi setempat yang dipastikan kebenarannya.

“Orang-orang memberi tahu kami bahwa mereka ingin tetap mendapat informasi tentang apa yang terjadi di sekitar mereka. Kami berkomitmen untuk memastikan berita yang orang-orang lihat di Facebook berkualitas tinggi,” jelas Alex.

Soal Facebook dan berita bohong sendiri sebenarnya sudah lama menjadi permasalahan. Melalui medsos orang-orang bebas berinteraksi dan bertukar informasi apapun tanpa batasan. Dari kebebasan itu rupanya dimanfaatkan kelompok-kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarluaskan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Mengapa fitur trending topic dihapus? Karena, melalui fitur tersebut orang-orang dalam hal ini pengguna Facebook akan dibawa kepada topik atau percakapan terkini yang sedang hangat atau trending. Dari tautan yang tersedia pada fitur trending itu pengguna banyak menemukan konten kontroversial yang kebanyakan menyesatkan.

(ryn/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar