Gara-gara Penerangan Stadion, Pelatih PSM Kritik Pengelola Liga

Posted on

JawaPos.com – PSM Makassar terancam menjadi tim musafir di lanjutan Liga 1 2018. Sebab Stadion Mattoanging yang menjadi markas mereka tidak lolos verivikasi dari PT Liga Indonesia Baru selaku pengelola kompetisi.

Stadion Mattoanging dianggap tidak memiliki lampu penerangan yang sesuai dengan standar. Alhasil, PSM terancam menggelar pertandingan malam hari dengan menumpang stadion yang ada di kota lain.

Hal tersebut jelas merugikan armada Juku Eja. Sebab dalam sebulan ini, PSM hanya memiliki satu pertandingan kandang dari lima laga yang ada dalam jadwal. Pertandingan kandang tersebut mempertemukan Ferdinand Sinaga Cs dengan Bhayangkara FC, 15 Juli 2018 mendatang. Sisanya PSM bermain tandang melawan Persija Jakarta (6/7), Bali United (11/7), PSMS Medan (23/7), dan PSIS Semarang (30/7).

“Lawan Bhayangkara kemungkinan kita tidak bakalan bermain di sini (Stadion Mattoanging). Kalau ditotal, kita sama saja main lima kali tandang dalam sebulan. Tim mana coba di dunia ini yang main lima kali tandang beruntun dalam sebulan penuh? Ini bukan hal gampang,” ucap pelatih PSM, Robert Rene Alberts, Selasa (3/7).

Menurut juru taktik asal Belanda tersebut, PT LIB mengeluarkan keputusan yang tidak adil. Ini tentunya mengancam keberadaan PSM yang sedang memuncaki papan klasemen Liga 1 2018.

“Perseru Serui saja bisa menjamu Persija pada sore hari, padahal mereka punya lampu stadion yang tidak bagus. Kenapa kita tidak bisa? Kita punya lapangan bagus di sini. Sedangkan Serui tidak punya lapangan yang bagus. Seharusnya PSM juga demikian saat menghadapi Bhayangkara. Kondisi lapangan di Makassar bahkan jauh lebih baik daripada Serui,” tegas Robert kecewa.

Dalam kesempatan terpisah, Andi Widya Syadzwina selaku Sekretaris PSM mengungkapkan kalau manajemen sudah melobi PT LIB agar mengizinkan pihaknya bermain di Makassar. Sejauh ini klub kebanggaan masyarakat Makassar itu masih menunggu jawaban dari pengelola liga

“Kami sudah menghubungi PT LIB. Kata mereka, akan rapat dulu. Semoga ada jalan keluar secepatnya. Karena kepastian ini bukan hanya PSM yang butuh tapi juga Bhayangkara,” jelas Wina.

(rul/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar