Genap 23 Tahun, Telkomsel Nazar Perkuat Ekosistem Digital

Posted on

JawaPos.com – Telkomsel genap berusia 23 tahun tepat pada 26 Mei kemarin. Pada usia yang terbilang cukup dewasa itu, provider telekomunikasi pelat merah ini bernazar untuk terus mengembangkan ekosistem digital di tanah air.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, Telkomsel akan terus melanjutkan transformasi digital dengan mengembangkan ekosistem digital. Hal ini dilakukan melalui penggelaran jaringan broadband yang berkualitas di seluruh wilayah Indonesia dan mendorong adopsi layanan digital masyarakat Indonesia.

Ilustrasi: Menara BTS Telkomsel. (Istimewa/Telkomsel)

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya pelanggan setia yang selama ini menggunakan layanan dan produk Telkomsel. Merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami untuk melayani ratusan juta pengguna layanan seluler di Indonesia sekaligus memandu industri telekomunikasi Indonesia di era digital,” ujar Ririel dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.

Menurut dia, bisnis digital menjadi kontributor pertumbuhan Telkomsel yang signifikan sesuai fokus perusahaan. “Kami akan tetap menjadi yang terdepan dalam membangun ekosistem digital yang produktif dan konstruktif berbasis Device, Network, dan Application (DNA),” terangnya.

Ririek menyebut bahwa pada kuartal pertama tahun 2018, bisnis digital Telkomsel tumbuh 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini berkontribusi tehadap 48 persen dari total pendapatan Telkomsel atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 37,7 persen.

Selain itu, fokus yang akan dilakukan Telkomsel untuk memenuhi janjinya adalah dengan terus menggelar infrastruktur jaringan secara agresif, terutama BTS berbasis teknologi mobile broadband. Kemudian Telkomsel juga mengaku akan terus menyediakan berbagai pilihan solusi layanan digital untuk melayani kebutuhan digital lifestyle pelanggan dan masyarakat Indonesia.

Lainnya, fokus Telkomsel di bisnis digital disebut terlihat dari keseriusan menggelar infrastruktur jaringan broadband. Sepanjang kuartal pertama tahun 2018, Telkomsel mengklaim telah membangun lebih dari 6.900 BTS baru yang seluruhnya merupakan BTS 4G.

Secara total hingga kuartal pertama tahun 2018, Telkomsel telah menggelar lebih dari 167.000 BTS di seluruh Indonesia. Angka ini meningkat 23,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dari seluruh BTS tersebut, sekitar 70 persen di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G.

Sebagai contoh, pertumbuhan juga terjadi untuk layanan digital Telkomsel sebesar 61,1 persen yang dikontribusi meningkatnya penggunaan berbagai layanan digital lifestyle, seperti video, musik, games, dan value added service (VAS), digital advertising, digital payment T-Cash, digital banking; dan Internet of Things (IoT).

“Pengembangan ekosistem digital di Indonesia memicu lahirnya berbagai solusi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong berbagai perubahan ekonomi, sosial, dan budaya di masyarakat. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Telkomsel membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan di industri telekomunikasi untuk bersama-sama memajukan negeri,” pungkas Ririek.

(ryn/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar