Hindari Iritasi, Ikuti 4 Langkah Mencukur Bulu Kemaluan dengan Tepat

Posted on

JawaPos.com – Tak hanya badan yang rapi dan wangi, bagian Mr P juga perlu perawatan agar performa tetap maksimal. Salah satunya perawatan dengan mencukur rambut kemaluan disekitar mr P. Selain alasan kesehatan, merapikan rambut kemaluan dipercaya akan memperbaiki kualitas seksual.

Namun, karena letaknya yang lebih renda, mencukur rambut kemaluan bukanlah hal yang mudah. Apalagi rambut tersebut tumbuh di bagian tubuh yang sensitif.

Dilansir dari Men’s Health, Jumat (1/6), menurut sebuah penelitian di Journal of Urology mengungkapkan tercatat para pria mengalami cedera parah saat mencukur bulu kemaluan. Bahkan, cederanya tercatat lima kali lipat lebih banyak selama periode delapan tahun. Cedera yang dimaksudkan adalah ruam, goresan, dan abses.

Berikut langkah yang perlu diperhatikan sebelum mencukur rambut kemaluan.

1. Periksa Alat Cukur

Jika ingin mencukur rambut kemaluan, gunakan gunting yang ditujukan khusus untuk area tersebut.  Sebelum Anda mulai mencukur, bersihkan gunting dengan alkohol. Ini akan membantu menciptakan lingkungan yang steril sehingga tidak akan mengembangkan jamur.

2. Cukur Sehabis Mandi

Mencukur bulu kemaluan saat kering adalah ide yang buruk. Sebaliknya, tunggu setelah Anda mandi air panas. Itu akan membuat rambut kemaluan lebih halus, yang akan meminimalisasi luka.

Mencukur setelah mandi sangat membantu karena suhu yang hangat memungkinkan kulit menjadi lembut dan mengendurkan kotoran serta minyak. Ditambah lagi, air akan membantu melumasi area secara alami dan mencegah rambut tertarik.

Anda juga perlu menggunakan gel cukur, yang lebih melembapkan. Carilah gel bebas alkohol yang mengandung lidah buaya. Ini dapat membantu mencegah iritasi pada bagian terhalus.

3. Perhatikan Cara Mencukur

Mencukut rambut kemaluan perlu esktra hati-hati. Sebab, terhadap banyak lipatan dan lekuk kulit, yang dapat dengan mudah terluka. Bahkan, daerah-daerah tersebut telah terbukti menjebak bakteri dalam jumlah besar.

Ketika Anda mencukurnya, bahkan luka kecil dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam. Gunakan tangan untuk menarik kulit di area kemaluan sebelum Anda mencukurnya dengan pisau cukur. Ini akan memuluskan area dan meminimalisasi luka. Untuk memastikan Anda mencapai semua sudut, cobalah berdiri di atas cermin dengan kamar mandi yang cukup terang.

4. Selesaikan Dengan Pelembab

Sangat umum kulit menjadi gatal setelah bercukur. Itu disebabkan oleh sifat kulit yang sensitif di bawah sana, serta sifat melengkung dari folikel rambut. Anda dapat mencegah rasa geli dengan pelembab pasca-bercukur. Carilah lotion menenangkan yang mengandung lidah buaya atau kapur barus. Ini akan membantu mengurangi rasa gatal dan iritasi.

(fid/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar