IHSG Dibuka Kembali Merah Di Level 5.818 Poin, Mainkan 7 Saham Ini

Posted on

JawaPos.com – Pasar saham Indonesia pada awal perdagangan hari ini masih diliputi tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 4 poin atau 0,06 persen ke 5.818,32.

Sementara Indeks LQ45 turun 0,78 poin atau 0,1 persen menjadi 906,51, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,79 poin atau 0,1 persen ke 654,70, dan indeks IDX30 turun 0,49 poin atau 0,1 persen ke 491,29.

Adapun perdagangan saat dibuka, ada 45 saham menguat, 44 saham melemah, dan 95 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 40,8 miliar dari 28,5 juta lembar saham diperdagangkan.

Hampir seluruh sektor penggerak IHSG melemah, dengan sektor properti memimpin pelemahan hingga 0,4 persen. Sementara sektor properti menguat 0,1 persen.

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi, mengatakan secara teknikal, laju IHSG kembali tertekan yang tercermin dari breakout level lower bollinger bands yang menuju level support berikutnya.

Menurutnya, pelemahan cukup signifikan telah membuat indikator stochastic memasuki area jenuh jual dengan indikasi pelemahan yang mulai tertahan.

“Sehingga, IHSG diperkirakan bergerak tertahan hingga menguat dengan rentang pergerakan 5.766-5.900,” ujar Lanjar, di Jakarta, Jumat (22/6).

Lanjar menyebutkan, pada perdagangan kemarin bursa saham di Asia ditutup variatif, tercermin dari penguatan indeks Nikkei (0,61 persen) di tengah pelemahan indeks Topix (0,12 persen), Hang Seng (1,35 persen) dan CSI (1,17 persen).

“Dolar AS kembali menguat dan mencapai posisi tertinggi dalam hampir setahun terakhir, seiring peningkatan kekhawatiran investor terhadap prospek perdagangan global yang kian memanas,” tututnya.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, IHSG melemah 1,05 persen ke level 5.822 yang mengiringi kejatuhan mayoritas indeks saham di Asia. Pelemahan terbesar terjadi pada sektor aneka industri (3,06 persen) dan properti (1,85 persen).

“Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah 1,22 persen merupakan depresiasi terbesar ke level Rp 14.102, setelah aksi jual investor asing yang dipicu peningkatan permintaan greenback,” ucapnya.

Dengan demikian, adanya upaya IHSG untuk membalikkan tren penurunan pada perdagangan hari ini, Lanjar merekomendasikan tujuh saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PTAneka Tambang Tbk (ANTM)
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
4. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
5. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
6. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)
7. PT Elnusa Tbk (ELSA)

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar