IHSG Dibuka Turun Tipis ke Level 6.086 Poin

Posted on

JawaPos.com – Hari ini, pasar saham Indonesia dibuka turun dengan tercatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 2,7 poin atau 0,04 persen ke level 6.086,07 poin. Sementara, Indeks LQ45 naik 0,4 poin menjadi 974,27, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,43 poin atau 0,1 persen ke 700,15, dan indeks IDX30 turun 0,08 poin ke 529,27.

Adapun, pada pembukaan pagi ini, ada 127 saham menguat, 35 saham melemah, dan 93 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp144,44 miliar dari 133,06 juta lembar saham diperdagangkan.

Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak menguat, dengan industri dasar naik 0,3 persen. Sementara sektor industri infrastruktur memimpin pelemahan hingga 0,4 persen.

Analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, laju IHSG pada perdagangan hari ini kembali memasuki pola konsolidasi (sideways), setelah kemarin mampu mempertahankan posisi di zona hijau dengan kenaikan sebesar 1,23 persen ke level 6.088.

Baca Juga :  Terbang Lagi atau Likuidasi, Nasib Merpati Bakal Ditentukan 29 Juli

“Grafik harian kembali menunjukan bahwa IHSG memasuki fase konsolidasi atau sideways trend dengan trading range support 5.940 dan resisten 6.095,” kata di Jakarta, Rabu (6/6).

Sehingga, lanjut dia, para pelaku pasar sebaiknya melihat kedua level tersebut sebagai posisi pembentukan arah IHSG. “Apakah menuju 5.890-5.740 bila ada breakdown di bawah 5.940 atau 6.150-6.220 bila ada breakout di atas 6.095,” ungkapnya.

Dengan demikian, jelas Yuganur, pola sideways yang kembali terjadi pada laju IHSG tersebut mesti dimanfaatkan para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:

1. TLKM dengan target profit taking di kisaran Rp 3.950-4.050 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.750 dan Rp 3.690, disarankan cut-loss pada posisi Rp 3.610.

2. BBRI dengan target profit taking di kisaran Rp 3.250-3.350 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.060 dan Rp 2.980, disarankan cut-loss pada posisi Rp 2.910.

Baca Juga :  Tarif Rp 15 Ribu, Pengguna JORR Jarak Pendek Bisa Lalui Jalan Arteri

3. INDY dengan target profit taking di kisaran Rp 4.150-4.250 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.890 dan Rp 3.790, disarankan cut-loss pada posisi Rp 3.690.

4. PGAS dengan target profit taking di kisaran Rp 2.450-2.550 yang memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 2.230 dan Rp 2.170, disarankan cut-loss pada posisi Rp 2.090

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar