IHSG Melejit 15 Poin, 4 Saham Ini Berpeluang Cerah | JawaPos.com

Posted on

JawaPos.com – Pasar saham Indonesia sukses melanjutkan perjalanannya di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka naik 15,76 poin atau 0,26 persen ke level 5.949,65.

Sementara Indeks LQ45 naik 4,04 poin atau 0,4 persen menjadi 940,51, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,35 poin atau 0,5 persen ke 668,39, dan indeks IDX30 naik 2,14 poin atau 0,4 persen ke 511,15.

Adapun perdagangan pagi ini, ada 31 saham menguat, 4 saham melemah, dan 10 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 29,71 miliar dari 13,93 juta saham diperdagangkan.

Seluruh sektor penggerak IHSG menguat, dengan sektor aneka industri memimpin penguatan hingga 0,6 persen disusul sektor konsumer naik 0,6 persen.

Namun, Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, IHSG perdagangan hari ini diperkirakan kembali terganggu tren depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS.

Menurutnya, pelemahan rupiah dan ketidak pastian ekonomi global menahan breakout IHSG di atas level 5.954.

“Tren IHSG masih relatif sideways di antara 5.880-5.954 sampai ada breakdown dari support atau breakout dari resistance kunci untuk menentukan arah tren,” ujar Yuganur, di Jakarta, Kamis (26/7).

Dengan demikian, terhambatnya potensi kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PT Astra International Tbk (ASII), dengan target profit taking di kisaran Rp 6.975-7.175, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 6.725 dan Rp 6.625, disarankan cut-loss pada posisi Rp 6.575.

2. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dengan target profit taking di kisaran Rp 3.880-3.980, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.720 dan Rp 3.620, disarankan cut-loss pada posisi Rp 3.570.

3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dengan target profit taking di kisaran Rp 4.030-4.120, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 3.870 dan Rp 3.810, disarankan cut-loss pada posisi Rp 3.770.

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan target profit taking di kisaran Rp 3.070-3.170, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp 2.890 dan Rp 2.810, disarankan cut-loss pada posisi Rp 2.760.

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar