Imran dan Battola Disanksi, Robert: Ada Ketidakadilan

Posted on

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR -Pelatih PSM, Robrt Rene Alberts menyebut ada ketidakadilan terjadi setelah dua asistennya, Imran Amirullah dan Syamsuddin Battola diberi sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Oleh Komdis, mereka berdua dilarang duduk di bench atau bangku cadangan, plus tidak boleh memasuki ruang ganti pemain selama enam bulan.

Keduanya disinyalir melakukan protes berlebihan kepada wasit dengan cara memegang dan mengucap. Dengan begitu praktis Imran dan Syamsuddin Battola absen mendampingi tim hingga bulan November 2018.

Hal ini membuat Robert kebingungan. Ia menyebut kedua asistennya itu tidak melakukan tindakan brutal yang bisa mengancam keselamatan wasit. Protes yang dilakukan pun wajar-wajar saja, sebab ada keputusan dari sang pengadil lapangan yang dinilai tidak fair.

“Saya betul-betul bingung. Masa kita dapat skorsing seperti ini ? Terus terang saya tidak melihat keseimbangan atau keadilan disini, “kata Robert yang ditemui usai memimpin latihan tim.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Ketua Umum HILLSI Hadiri Open House JK

Ia juga menyoroti sanksi kepada panpel dan manajemen PSM lantaran dinilai tidak memberi rasa aman kepada tim Borneo FC, ketika PSM berjumpa Pesut Etam di pekan ke-9 lalu. Saat itu terjadi kericuhan usai laga yang diawali aksi protes berlebihan pemain dan ofisial Borneo FC terhadap wasit.

Aksi kemudian membuat petugas keamanan dengan sigap langsung masuk ke lapangan guna mengamankan wasit dari kejaran.

“Hanya karena ingin mengamankan wasit agar tidak terjadi apa-apa, lantas kemudian kami diberi sanksi,”sesalnya. Karena sanksi berlapis itu, manajemen PSM kemudian mengirimkan nota protes agar hasil keputusan komdis bisa ditinjau ulang.

1. Ofisial PSM Makassar, Syamsuddin Batolla
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar
– Tanggal kejadian: 13 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan cara memegang dan mengucap.
– Hukuman: Sanksi larangan duduk di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti pemain.

Baca Juga :  Libur Lebaran, Tim Monitoring KPID Tetap Bekerja

2. Ofisial PSM Makassar, Imran Amirullah
– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar
– Tanggal kejadian: 13 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan cara memegang dan mengucap.
– Hukuman: Sanksi larangan duduk di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti pemain.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar