Ingin Pulang ke Rumah, Jennifer Dunn Menangis Minta Keringanan Hukuman

Posted on

JawaPos.com – Dalam tanggapannya (replik) atas pleidoi terdakwa Jennifer Dunn, Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara tegas menyatakan bahwa permintaan terdakwa untuk bebas menciderai keadilan. Oleh karena itu, memohon pada majelis hakim agar pleidoi tersebut ditangguhkan.

Diberi kesempatan menanggapi replik jaksa, terdakwa Jennifer Dunn langsung meminta untuk menyampaikan duplik saat itu juga.

“Saya ingin menyampaikan duplik sendiri yang mulia,” kata Jennifer Dunn dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel).

Jennifer Dunn saat menjelaskan kasusnya ketika diperiksa sebagai terdakwa. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Kemudian, artis yang pernah dicap sebagai perebut laki orang (pelakor) ini meminta untuk dibebaskan. Dengan alasan, dia adalah seorang istri dan sudah mempunyai seorang anak.

Assalamualaikum, warrahmatullahi wabarokatuh, dengan ini, saya Jenifer Dunn menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya atas bentuk penyesalan saya sebenar-benarnya. Saya tidak dapat merangkai kata-kata, tapi memohon kepada majelis hakim bahwa saya ingin kembali pada anak dan suami saya. Dan sebagai seorang istri, saya harus kembali untuk melakukan tugas dan tanggung jawab saya,” kata Jedun mulai terisak.

“Izinkan saya mendapat keringanan itu supaya saya dapat kembali ke keluarga saya lagi,” lanjutnya sambil menangis terisak.

Tak lupa, pada majelis hakim, dia mengaku bersalah dan menyesal telah menggunakan barang haram. Serta, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

“Atas perbuatan saya ini, saya sangat menyesal dan mengaku bahwa saya salah. Saya berjanji akan bertobat dan tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Untuk itu, izinkan saya mendapat keringanan hukuman majelis hakim,” katanya sambil menyeka air matanya dengan punggung tangan.

“Semoga yang saya sampaikan ini bisa jadi pertimbangan untuk meringankan hukuman saya. Terima kasih. Wassalamualaikum,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, majelis hakim memutuskan bahwa sidang selanjutnya akan digelar pada 25 Juni 2018 dengan agenda pembacaan putusan.

(yln/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar