Jadi Induk Holding Tambang, Inalum Siap Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Posted on

JawaPos.com – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum telah ditunjuk menjadi Induk Holding Industri Pertambangan pada 27 November 2017. Dengan ditunjuknya sebagai induk holding, Inalum diamanahkan untuk menguasai cadangan sumber daya mineral, hilirisasi produk dan kandungan lokal serta menjadi world class company.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin menjelaskan beberapa proyek Pengembangan Inalum yang merupakan salah satu proyek strategis nasional terus bertransformasi untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Saat ini, Inalum telah berhasil memproduksi produk turunan aluminium berupa Billet dan Foundry Alloy, melakukan uji coba proyek optimalisasi dan up-grading tungku peleburan, finalisasi studi kelayakan untuk pengembangan smelter baru, ekspansi pelabuhan, pabrik Calcined Petroleum Coke (CPC) bekerjasama dengan Pertamina dan pabrik Slab Sheet dan Wire rod menunjukkan progres yang positif.

Baca Juga :  Pekan Lalu, IHSG Menguat 3,33 Persen

Untuk mencapai target produksi 1 juta ton aluminium di 2025, Inalum juga berencana untuk melakukan ekspansi pengembangan klaster aluminium di Kalimantan Utara, tepatnya Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, yang saat ini tengah finalisasi pra-studi kelayakan dan persiapan lahan.

Pada tahun ini, Inalum masih terus mengejar realisasi beberapa proyek pengembangan. Salah satunya yang dikebut adalah adalah proyek Smelter Grade Alumina (SGA) di Mempawah–Kalimantan Barat bersama ANTAM dan investor dari Tiongkok yang ditarget dapat berproduksi secara komersial pada 2020.

Setelah memiliki dan mengoperasikan dua PLTA di Sumatera Utara yaitu PLTA Siguragura dan Tangga, Inalum berencana melakukan ekspansi pengembangan klaster Aluminium di Kalimantan Utara melalui pemanfaatan potensi energi listrik di Sungai Kayan. Tak hanya itu, untuk mengantisipasi peningkatan kapasitas produksi Aluminium dan produk hilirnya, Inalum sebagai Anchor kawasan industri Kuala Tanjung siap untuk mengembangkan pelabuhannya di Kuala Tanjung.

Baca Juga :  Kuartal I-2018, Produksi Gas Anak Usaha Pertamina Naik Tiga Persen

Saat ini, Inalum memiliki dan terus mengoperasikan dua dermaga yaitu dermaga A dan dermaga B yang menjorok ke laut sepanjang 2,5 km yang telah beroperasi sejak 1982.

(srs/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar