Jadikan Tim KIII JKT48 Sebagai Rival, Ini Penjelasan Lengkap Ayana

Posted on

JawaPos.com – Grup idola JKT48 baru saja melakukan perombakan anggota Tim J, KIII, dan T untuk mendukung konsep Reboost. Mendapatkan suntikan empat member senior, Tim T langsung pasang target tinggi. Kapten Tim T Ayana Shahab langsung menjadikan para senior di Tim KIII sebagai rival utamanya.

Saat itu, Selasa (29/5), di Teater JKT48 FX Sudirman, Ayana dengan lantang menyampaikan tantangan itu. Ucapan Ayana memantik pro dan kontra di kalangan penggemar. Ada yang bilang, keinginan itu terlalu tinggi karena Tim T yang didominasi generasi 4 dan 5 JKT48 masih hijau.

Saat ditemui di Buka Bersama Tim T JKT48 di salah satu restoran kawasan Jakarta Barat, Ayana menjelaskan maksud dari ucapannya saat itu. Dia mengatakan kalau tantangan itu dibutuhkan untuk memicu semangat Tim T. ’’Kenapa aku ngomong gitu, karena aku optimistis mereka bisa jadi masa depan JKT48,’’ ujar Ayana.

Kapten Tim T Ayana Shahab menyebut kalau semangat Tim T harus dilecut dengan menjadikan Tim KIII sebagai rival (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Lebih lanjut Ayana menjelaskan, dia tahu kalau 15 member yang dipimpinnya didominasi anak muda. Namun, bukan berarti itu memberikan hak istimewa kepada mereka untuk bersantai. Ayana justru menyebut ada beban yang sudah dipikul Tim T. ’’Mereka harus meneruskan apa yang dibangun kakak-kakaknya,’’ terangnya.

Gadis yang berulang tahun tiap 3 Juni itu menambahkan, sebenarnya yang ingin dijadikan rival tidak hanya Tim KIII. Tetapi juga Tim J atau para senior seluruhnya. Ayana yakin, membentuk rivalitas itu bisa membuat para member Tim T terlecut semangatnya untuk mencapai target.

’’Seperti kalau kita dikasih tantangan, pasti kita lebih berusaha untuk menyelesaikan daripada berjalan maju terus tapi tanpa tujuan,’’ urai Ayana.

Menantang Tim KIII, berarti harus siap mensejajarkan performa. Ayana memahami itu bahwa saat ini para member Tim T beda jam terbang. Berarti, Tim T harus bekerja sangat keras untuk bisa menjadi performer juga. Cap yang selama ini melekat pada Tim KIII.

Ayana lantas menyebut dua member generasi muda yang berhasil masuk Tim J yakni Aya dan Cindy Hapsari. Mereka adalah contoh nyata bahwa semangat generasi muda bisa sejajar dengan senior. ’’Cindy dan Aya bisa menunjukkan itu. Tim T bukan jelek, tapi kurang jam terbang,’’ terangnya.

Tantangan itu akan dijawab Ayana dengan memberikan menu latihan yang tidak hanya soal dance. Dia sudah memikirkan beberapa jalan untuk mendongkrak kemampuan Tim T. Gadis kelahiran Osaka, 21 tahun lalu itu juga ingin agar Tim T bisa lebih banyak perform untuk menambah jam terbang.

Ayana benar-benar ingin agar Tim T bisa seimbang dengan seniornya. Salah satu cara terbaik menurutnya adalah, Tim T harus bisa menggabungkan apa yang menjadi keunggulan Tim J dan Tim KIII. ’’Ingin ketika ada yang melihat Tim T, langsung jatuh cinta. Sekali datang, besoknya datang lagi,’’ katanya.

Bergabungnya senior dari generasi pertama yakni Sonia Natalia, lalu eks Tim J Vanka dan Angel, serta Okta menjadi nilai tambah. Terutama, Sonia yang disebutnya selalu semangat. Sikap tak mudah menyerah adik Stella Cornelia itu sangat diperlukan Tim T.

’’Sonia itu selalu semangat. Sonia itu member yang nggak gampang nyerah. Tim T bisa dapat banyak pelajaran dari Sonia, Vanka, Angel dan Okta,’’ terang Ayana.

Center Tim T Adhisty Zara mengamini hal itu. Para senior bisa membuat Tim T makin kuat. ’’Kakak-kakak itu bisa berbagi pengalaman. Pait dan enaknya di JKT48 selama ini itu bagaimana,’’ imbuhnya.

(dim/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar