Jago Kandang, Selisih Gol Minus

Posted on

JawaPos.com – Madura United membuat sebuah kejutan dengan mengistirahatkan sang pelatih kepala Milomir Seslija. Keputusan dari manajemen Laskar Sape Kerrab membuat masa depan Milo – sapaan akrabnya, di ujung tanduk.

Keputusan untuk merumahkan Milo diungkapkan manajer Madura United Haruna Soemitro, Jumat (1/6) sore WIB. Menurut Haruna, kendali tim untuk sementara akan diserahkan ke Djoko Susilo, asisten Milo.

Bagaimana sejatinya rapor pelatih asal Bosnia tersebut? Milo resmi menangani Madura United pada 1 Maret 2018. Dia menggantikan pelatih asal Brasil, Gomes de Oliveira. Gomes adalah sosok yang menangani tim ini sejak 2016.

Gomes diputus kontrak menyusul hasil mengecewakan pada dua turnamen pramusim, yakni Piala Presiden dan Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). Sejak diresmikan sebagai pelatih, Milo hanya punya masa persiapan kurang dari sebulan.

Milo pun mewarisi sebagian besar skuad yang sebelumnya telah dipilih oleh Gomes. Satu-satunya pemain yang diikat kontrak setelah Milo menjadi pelatih adalah Beto de Paula. Sayang, striker asal Brasil ini baru menjaringkan dua gol dari sepuluh laga.

Baca Juga :  Lawan Tim Kasta Ketiga, Persis Solo Tak Mau Pandang Sebelah Mata

Bermodal tim ‘warisan’ yang bertabur bintang, pencapaian Madura United bersama Milo memang belum memuaskan. Greg Nwokolo cs telah menelan empat kekalahan dalam sebelas partai di Liga 1 2018. Persentase kemenangan hanya 45 persen.

Rekor pertandingan tandang juga buruk. Madura United baru sekali menang dan sekali seri, serta empat kali kalah di markas lawan. Catatan ini berbanding terbalik dengan pencapaian nyaris sempurna di kandang sendiri.

Selain predikat jago kandang, Madura United di bawah arahan Milo memiliki rekor kebobolan cukup besar, yakni 20 gol. Laskar Sape Kerrab menjadi satu dari tiga tim yang memiliki rekor kebobolan tertinggi di Liga 1 2018.

Walaupun selisih golnya minus dua, Madura United masih bertengger di ranking kelima. Hanya saja manajemen tampaknya memiliki anggapan lain. Sebab, posisi kelima belum mampu membuat manajemen puas dengan kinerja eks nakhoda Arema FC itu.

Baca Juga :  Raih Liga Champions, Cristiano Ronaldo Isyaratkan Bertahan di Madrid

“Kalau melihat klasemen, kami cukup nervous karena target kami papan atas. Sekarang (kami) terlempar ke urutan keempat atau kelima dengan agregat gol yang justru minus. Tidak masuk akal,” ucap Haruna Soemitro, manajer Madura United.

“Untuk membuat suasana kembali menggairahkan pemain, sementara Milo kami istirahatkan. Dia tetap dalam kontrak. Kami akan melihat dan mengevaluasi dalam dua tiga pertandingan ke depan seperti apa,” tegas eks manajer Persebaya Surabaya itu.

(saf/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar