Jakarta-Semarang Hanya 5 Jam, Istana: Ini Namanya Revolusi Mudik

Posted on

JawaPos.com – Hingga H-3 Lebaran, arus lalu lintas di sejumlah moda transportasi terpantau ramai lancar. Kondisi itu bahkan jauh dari prediksi pemerintah yang memperkirakan akan terjadi kepadatan.

Kantor Staf Presiden (KSP) menyebut jika keberhasilan dalam membuat mudik tahun ini lebih lancar sebagai sebuah ‘Revolusi Mudik’. Sebab, pemerintah berhasil menyingkirkan kecemasan masyarakat akan kejadian kemacetan parah di pintu Tol Brebes Exit atau Brexit pada 2016.

“Selama beberapa hari ini kita melihat adanya revolusi mudik. Pada awal awalnya kita harap harap cemas kalau kita teringat Brexit di 2016,” kata Deputi I Kepala Staff Kepresidenan, Darmawan Prasodjo dalam Forum Merdeka Barat 9, di Pelabuhan Merak, Cilegon, Selasa (12/6).

Baca Juga :  Pemangkasan PPh Jadi 0,5 Persen Diyakini Gerakan IKM Lebih Baik

Bukti lain dari revolusi mudik tersebut, lanjut Darmawan, adalah terpangkasnya waktu tempuh dari Jakarta ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Sebut saja Jakarta-Semarang yang biasanya bisa mencapai 25 jam, namun saat ini bisa ditempuh dalam waktu 5 jam 51 menit.

Kemudian dari Jakarta-Jogja yang sebelumnya 17 jam, menjadi 9 jam. Surabaya-Solo juga jadi hanya 4 jam 30 menit.

“Jogja ini dulu 17 jam sudah bagus. Jadi romantisme mudik jadi nggak laku. Ini revolusi mudik,” jelas dia.

Baca Juga :  Minimalkan Dampak Lingkungan, Chandra Asri Petrochemical Terapkan EGF

“Merak ke Jogja juga hanya 10 jam 20 menit. Ini termasuk lewat Cipali, Palimanan, Batang, Pemalang. Itu pun juga lewat Jembatan Kali Kuto,” tandasnya.

(ce1/hap/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar