Jangan Ada Lagi Biaya Tinggi Untuk Perizinan

Posted on

JawaPos.com – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mendorong pemerintah baik ditingkat pusat maupun daerah untuk terus melakukan perbaikan dalam memperbaiki perizinan investasi. Langkah ini sangat penting guna memangkas biaya ekonomi tinggi sehingga dunia usaha bisa lebih kompetitif.

“Tidak perlu ada biaya-biaya ekonomi tinggi, supaya dunia usaha bisa lebih kompetitif, pembangunan lancar, dan lapangan kerja tercipta,” ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya Jamhadi saat dihubungi terkait minat investasi di Jawa Timur, Selasa (22/5).

Dia mencontohkan Mojokerto yang punya potensi besar untuk menarik investasi di Jawa Timur. Selain berada di gerbang masuk ibukota provinsi, pembangunan berbagai infrastruktur, terutama jalan tol akan membuka akses lebih luas ke kota ini.

“Mojokerto itu termasuk interlandnya Surabaya, dia memiliki daya tarik bagi pengusaha. Mulai dari tingkat kabupaten hingga kota,” ujarnya.

Bagi pengusaha, katanya, kepastian dan penegakan hukum juga menjadi aspek penting dalam berinvestasi. Itu sebabnya ketika menghadapi sistem pemerintahan yang menciptakan biaya ekonomi tinggi, pelaku usaha cenderung akan menahan diri.

Jamhadi mengatakan, tahun lalu minat investor untuk menanamkan investasinya di Jawa Timur totalnya mencapai Rp 172 triliun, namun realisasinya hanya sekitar Rp 89 triliun. Sedangkan di tahun 2018 ini, minat investor menanamkan investasi di Jawa Timur naik 7 persen dibanding tahun lalu. Tetapi hingga Mei ini, yang baru terealisasi baru 20 persen. Minimnya realisasi tersebut salah satunya juga terkait terhambatnya perizinan.

“Untuk itu, kami dari Kadin menyarankan harus ada sistem perizinan yang terpadu dan online, supaya tidak ada tatap muka dan lainnya. Seperti di Surabaya yang sudah ada SSW (Surabaya Single Window),” katanya.

(nas/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar