Jangan Gunakan Uang THR Untuk Beli Baju Baru, Ini Penjelasannya

Posted on

JawaPos.com – Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Swasta sudah dapat segera dinikmati. Namun, para penerima THR harus berhati-hati. Pasalnya banyak orang salah kaprah soal Tunjangan Hari Raya (THR), alih-alih menambah pemasukan malah meninggalkan utang di kemudian hari.

Perencana Keuangan Certified Financial Planner (CFP), Kaukabus Syarqiyah menerangkan jika THR sebetulnya adalah pemasukkan tahunan bukan pemasukkan bulanan. Namun, sering kali masyarakat sering tidak sadar dengan pengeluaran tahunan.

Dia mencontohkan yang dimaksud dengan pengeluaran tahunan adalah pengeluaran yang hanya keluar saat hari raya seperti idul fitri, idul adha serta keperluan biaya tagihan tahunan seperti bayar STNK kendaraan, bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), termasuk membeli tiket atau akomodasi mudik.

Baca Juga :  Asuransi Jiwa Catat Pertumbuhan Pendapatan Premi 23,3 Pesen

“Kita suka engga ngeh sama pengeluaran tahunan,” ujarnya saat dihubungi Jawapos.com, Senin (4/6).

Apalagi banyak masyarakat yang menggunakan uang tahunan untuk tambahan belanja yang notabene jatuh hanya untuk merayakan hari lebaran. Dijelaskan Kiki, sapaan akrabnya, khusus bagi umat muslim ada dua hari raya yang diperingati.

“Oleh karena itu jangan dipakai buat nambahin uang belanja atau dihabiskan buat lebaran aja,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyarankan sebaiknya uang THR disisihkan juga untuk idul Adha dan bayar pajak serta kewajiban tahunan. Sementara membeli keperluan sandang seperti baju baru untuk dipakai hari raya tidak masuk ke dalam budget THR.

Baca Juga :  Sebentar Lagi Gajian Usai Lebaran, Ini Jurus Jitu Stabilkan Keuangan

Jadi, kata dia, yang paling enak memang harus menyesuaikan daya beli. Jangan sampai seusai hari raya bukannya menjadi pribadi yang lebih baik tetapi malah meninggalkan hutang demi menuruti syahwat belanja.

(uji/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar