JawaPos.com | Selalu Ada yang Baru

Posted on

JawaPos.com – Berpuasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, puasa bisa menimbulkan dehidrasi yang menyebabkan mulut kering dan turunnya daya tahan tubuh. Sehingga seseorang akan mudah terkena risiko infeksi kuman pada rongga mulut seperti sakit tenggorok dan sariawan.

Ternyata, infeksi kuman bisa diminimalisasi dengan kebiasaan gargle, apakah itu?

Gargle adalah berkumur di tengah-tengah tenggorokan sampai mengeluarkan bunyi. Cara berkumur yang benar yakni dari rongga mulut hingga pangkal tenggorok. Kebiasaan gargle/kumur saat sahur dan sebelum tidur bisa menjadi solusi.

Puasa memberikan risiko dehidrasi yang menyebabkan mulut kering

Pada saat risiko infeksi tenggorokan meningkat ketika berpuasa, masyarakat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tenggorok dengan gargle menggunakan cairan kumur antiseptik. Berdasarkan hasil penelitian, cairan kumur antiseptik yang mengandung Povidone-lodine terbukti dapat mengurangi jumlah bakteri dan virus pada rongga mulut sebanyak 99.9 persen dengan efektivitas tinggi dan waktu singkat.

Berkumur dengan cairan penyegar mulut yang tidak tepat akan membuat rongga mulut terasa kering.  Sebab, kondisi rongga mulut yang kering akan memudahkan bakteri berkembang.

“Povidone-Iodine 1 persen merupakan zat antimikroba yang memiliki manfaat untuk menjaga kebersihan daerah mulut,” kata Educator dan Trainer Mundipharma Indonesia, dr. Mery Sulastri dalam keterangan tertulis, Selasa (22/5).

Zat itu tidak menimbulkan resistensi dan sudah terbukti secara klinis dapat membunuh kuman seperti bakteri, jamur ataupun virus di area mulut dan tenggorok secara efektif. Povidone Iodine 1 persen telah juga aman digunakan pada rongga mulut dan juga daerah tenggorok karena memiliki spectrum yang luas. Sehingga, mempercepat penyembuhan Iuka infeksi di rongga mulut, dan membantu menghentikan pendarahan.

“Kami menganjurkan pada masyarakat untuk gargle selama 30 detik menggunakan cairan antiseptik Povidone-Iodine seperti Betadine. Obat kumur yang terbukti dapat mengembalikan kadar flora normal dalam 120 menit,” ujarnya.

Selama bulan puasa, masyarakat direkomendasikan untuk gargle 2 kali sehari. Yaitu saat sahur setelah selesai makan dan sebelum tidur.

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar