JawaPos.com | Selalu Ada yang Baru

Posted on

JawaPos.com – Usai diduga melakukan postingan mendukung aksi terorisme melalui akun media sosialnya, seorang pilot maskapai Garuda Indonesia dibebastugaskan. Kini, perseroan masih menindaklanjuti masalah tersebut untuk menyelidiki fakta yang berada di baliknya.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Triyanto Moeharsono mengatakan, insiden tersebut terjadi bukan karena permasalahan kejiwaan oknum yang bersangkutan.¬†“Itu bukan (soal) kejiwaan, itu hanya masalah screening,” ujarnya di Jakarta, Selasa (22/5).

Dia menambahkan, pilot yang bersangkutan juga saat ini belum diberhentikan dari pekerjaanya. Pihaknya masih mendalami kasus tersebut sebelum memutuskan untuk memecatnya.

Baca Juga :  Jurus Blue Bird Genjot Laba di Tengah Gempuran Taksi Online

“Belum (dipecat) dong, kan baru kemarin kita mesti lihat dulu salahnya apa,” jelas dia.

Garuda Indonesia telah memberikan imbauan berbentuk Notice to Pilot. Dalam surat tersebut, manajemen meminta agar seluruh pilot lebih bijak menggunakan media sosial.

“Kita keluarin surat bahwa hati-hati lah, harus profesional. Saya membawahi pilot tapi saya pikr nanti dari unit corsec akan mengimbau, itu kan masalah sensitif,” jelas dia.

Di samping itu, pihaknya memastikan jika seluruh pilot akan dilakukan pemeriksaan. Sayangnya, tidak dijelaskan detil kapan hal itu akan dilakukan. “Kita umumkan dulu lah,” tutupnya.

Baca Juga :  Ini Alasan Tarif Transportasi Online Berbeda Antar Aplikator

(hap/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar