JawaPos.com | Selalu Ada yang Baru

Posted on

JawaPos.com – Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, menyayangkan kegagalan para pemainnya dalam memaksimalkan peluang meski setidaknya mendapat lima kesempatan. Seperti diketahui, Bhayangkara FC tumbang dengan skor 0-4 di kandang Arema FC, Stadion Kanjuruhan, Selasa (22/5) malam WIB.

McMenemy mengatakan sebenarnya selama pertandingan tim asuhannya berhasil menciptakan lima peluang untuk mencetak gol. Namun sayang, semua peluang itu tidak ada yang membuahkan hasil.

Eks pelatih Timnas Filipina itu juga mengatakan bahwa lini pertahanan Bhayangkara FC sudah kuat. Namun, ternyata masih bisa ditembus oleh Dedik Setiawan dan rekan-rekannya.

“Kami ada lima peluang gol. Namun, tidak ada yang berhasil,” beber McMenemy usai pertandingan.

Dia menilai pada babak kedua, anak asuhnya dapat bermain dengan baik. Ketika disinggung mengenai absennya Indra Kahfi, menurut dia itu tidak ada kaitannya. Sedangkan dengan absennya Paulo Sergio, sang arsitek mengakui memberikan pengaruh. Pasalnya, Sergio merupakan pemain yang bagus dan pintar. Sehingga dengan adanya Sergio, membuat tim bisa lebih kreatif. “Kehilangan Sergio terasa. Dia pemain yang pintar,” tegas McMenemy.

McMenemy pada akhirnya mengucapkan selamat kepada Arema FC. Menurutnya, tim asuhan Milan Petrovic itu bermain dengan tajam, kejam, dan efisien. “Selamat bagi Arema FC, ini kemenangan yang bagus,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pemain Bhayangkara FC, Vendry Ronaldo Mofu, menjelaskan bahwa kekalahan tersebut tak lepas dari beberapa faktor. Salah satunya adalah kurangnya komunikasi antarpemain.

“Kami ada lima peluang, namun kurang komunikasi. Emosi kami juga tak bisa dibendung sepanjang pertandingan. Ini akan menjadi evaluasi bagi kami,” tegasnya.

(tik/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar