JawaPos.com | Selalu Ada yang Baru

Posted on

JawaPos.com – Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru meminta masyarakat tak termakan isu berita bohong atau hoax yang menyebut harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite naik Rp 350 per liter. Menurutnya, pemerintah tak akan membiarkan kenaikan tersebut saat Ramadan.

“Masyarakat jangan terlalu terpancing dengan isu hoax Pertalite naik Rp 350 per liter,” Ujar Gus Falah di Jakarta, Selasa (22/5).

Dia menegaskan, Menteri ESDM Ignasius Jonan tak bakal menyusahkan rakyat. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ini menambahkan, seluruh kenaikan harga baik BBM subsidi maupun nonsubsidi seperti Pertalite cs harus sesuai izin Menteri ESDM.

isu hoax Pertalite naik Rp 350 per liter.

Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 21 Tahun 2018 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Aturan ini merupakan revisi dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2014.

Dalam pasal 4 ayat 3, diatur bahwa penetapan atau perubahan harga jual BBM nonsubsidi ditetapkan oleh badan usaha setelah mendapat persetujuan Menteri. Di pasal 4 ayat 4, disebutkan bahwa Menteri dapat menyetujui atau menolak usulan kenaikan harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan situasi perekonomian, daya beli masyarakat, serta kondisi ekonomi riil dan sosial masyarakat.

Sebelumnya, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tengah viral di media sosial. Hal itu muncul dari sebuah meme yang menyebutkan Pertalite naik Rp 350 per liter.

“Cie.. cie.. diam2 PERTALITE naik lagi dari 7.800 Jadi 8.150 Rupiah. Naiknya 350 Rupiah…,” demikian bunyi kalimat dalam meme tersebut.

External Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita memastikan bahwa informasi tersebut bohong. Menurutnya, Pertamina selalu memberikan informasi kenaikan harga BBM melalui situs resmi perseroan.

“Hoax itu,” kata Arya.

(ce1/srs/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar