Jelang Libur Panjang, Bursa Saham Indonesia Kedatangan 3 Emiten Baru

Posted on

JawaPos.com – Jelang liburan panjang, pasar saham Indonesia kembali kedatangan anggota baru. Tiga emiten resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema Initial Public Offering (IPO). Sehingga jumlah emiten tahun ini menjadi 20 perusahaan.

Ketiga perusahaan tersebut yaitu PT MNC Studios International Tbk (MSIN), PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT), dan PT Steadfast Marine Tbk (KPAL). 

Dalam debut perdananya, saham MSIN tercatat stagnan di harga penawaran yaitu Rp 500. Sementara saham SWAT naik 112 poin. 70 persen ke level Rp 272 dari harga awal Rp 160 dan ditransaksikan sebanyak  12 kali dengan volume sebanyak 16.682 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 453,75 juta. 

Pelepasan saham perdanan PT Sriwahana Adityakarta Tbk . (Dok. PT Sriwahana Adityakarta Tbk)

Sedangkan saham Saham KPAL naik 69,57 persen atau 80 poin ke level Rp 196 dari harga awal Rp 115. Untuk saham KPAL ditransaksikan sebanyak 3 kali dengan volume sebanyak 8 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 156.000.

Baca Juga :  Teguran Luhut Buat Menteri Susi Gara-Gara Tak Dapat Opini WTP

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menuturkan, ketiga emiten tersebut menjadi cermin bahwa pasar modal saat ini masih dalam kondisi baik. Tahun ini merupakan emiten terbanyak yang melantai di BEI dalam waktu setengah tahun. 

“Dengan banyaknya perusahaan yang listed artinya produk bursa bagus. Semua perusahan yang listed 80 persen growthnya di atas 15 persen,” kata Tito saat membuka perdagangan saham di Gedung BEI, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (8/6).

Dalam aksi IPO ini, perusahaan penyedia konten milik MNC Group ini melepas sebanyak banyaknya 1,56 miliar saham atau sekitar 29,98 persen dari modal yang ditempatkan setelah IPO. Dengan demikian, MSIN berhasil mendapatkan dana segar Rp 780 miliar dari hajatannya tersebut. 

Rencananya, raihan dana yang diperoleh dari IPO tersebut akan digunakan untuk mengembangkan bisnis channel, perluasan atas MTN Syariah Ijarah I MNC Pictures Tahun 2018, dan pengembangan movie land di kawasan Lido. 

Baca Juga :  PT Seasindo Siap Produksi Lampu LED Hemat Energi dan Murah

Sementara, untuk perusahaan kertas SWAT melepaskan sebanyak 664,2 juta saham. Dari aksi tersebut perusahaan berhasil meraup dana segar sebesar Rp 106,27 miliar. Dana itupun rencananya akan digunakan untuk modal kerja perusahaan. 

Selanjutnya, perusahaan galangan kapal, KPAL ini telah melepaskan sebanyak 350,008 juta saham. Melalui aksi korporasinya tersebut, perusahaan berhasil mengumpulkan dana segar Rp 40,25 miliar. 

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar