Jelang Pengumuman BI Rate, IHSG Terjun Bebas 2 Persen

Posted on

JawaPos.com – Pasar saham Indonesia semakin terpuruk di teritori negatif hingga penutupan perdagangan sore ini. Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 120,23 poin atau 2,07 persen ke 5.667,31 Poin.

Sementara, Indeks LQ45 turun 19,98 poin atau 2,2 persen menjadi 881,02 poin, Jakarta Islamic Index (JII) turun 14,86 poin atau 2,3 persen ke 632,94 poin, dan indeks IDX30 turun 10,42 poin atau 2,1 persen ke 478,48 poin.

Adapun sepanjang perdagangan hari ini, ada 83 saham menguat, 332 saham melemah, dan 94 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 8,3 triliun dari 9,25 miliar saham diperdagangkan.

Seluruh sektor penggerak IHSG bergerak melemah, dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 4,3 persen. Kemudian disusul properti turun 3,5 .persen.

Baca Juga :  Pemangkasan PPh Jadi 0,5 Persen Diyakini Gerakan IKM Lebih Baik

Adapun, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) naik Rp760 atau 21,1 persen ke Rp 4.360, saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) naik Rp 700 atau 20 persen ke Rp 4.150 dan, saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp 550 atau 3,9 persen ke Rp 14.500.

Sedangkan saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp 4.900 atau 17,6 persen ke Rp 23.000, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp 1.850 atau 2,7 persen ke Rp 66.950, dan saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp 1.425 atau 7,5 persen ke Rp 17.575.

Baca Juga :  Pengusaha Mengeluh, Banyak Lulusan SMK Tak Siap Kerja

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar