Jika PMN Bangun Tol Sumatera Ditolak, Hutama Karya Keluarkan Obligasi

Posted on

JawaPos.com – Pemerintah mengamanatkan salah satu BUMN Konstruksi PT Hutama Karya (Persero) untuk menggarap pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Saat ini, beberapa ruas tol sudah beroperasi sejak Ramadan dan sebagian lagi masih dalam proses pengerjaan.

Kementerian BUMN tengah mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 12,5 triliun untuk 2019 untuk mempercepat proses penyelesaian yang tengah digodok di parlemen.

Kepala Divisi Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Riko Amir mengatakan, jika PMN tersebut tidak disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), maka pemerintah telah menyiapkan berbagai opsi. Salah satunya akan menerbitkan obligasi.

“Jadi kalau kebutuhan equitas ini tidak terpenuhi kita memang tengah mempertimbangkan berbagai langkah lain, seperti penerbitan obligasi yang dijamin pemerintah,” ujarnya di Restoran Seribu Rasa Jakarta, Rabu (11/7).

Riko menjelaskan, penerbitan obligasi pun akan dilakukan dengan matang dan penuh pertimbangan seperti ruang jaminan aset HK dan kondisi keuangan perusahaan. Meskipun demikian, Hutama Karya sendiri sudah pernah menerbitkan obligasi sebanyak tiga kali dalam pengerjaan proyek jalan tol Trans Sumatera ini.

Pertama obligasi dengan jaminan pemerintah untuk ruas tol Medan-Binjai senilai Rp 481 miliar, ruas Palembang-Indralaya Rp 1,2 triliun dan ruas Bakaheuni-Terbanggi Besar senilai Rp 6,5 triliun.

“Karena kebutuhan kita untuk selesaikan pembangunan delapan ruas tol prioritas dalam Perpres itu butuh sekitar Rp 81 triliun, sementara PMN yang diberikan ke HK sampai saat ini Rp 5,6 triliun,” tuturnya.

Selain itu, Riko menambahkan, pemerintah memandang dalam evaluasi atas manfaat ekonomi pembangunan jalan tol di Sumatera yang berpotensi berkembang di sepanjang jalan tol.

Pemerintah meyakini proyek tol Trans Sumatera tidak hanya meningkatkan konektivitas serta akses transportasi dan logistik, namun diharapkan pula memberikan manfaat ekonomi dan dampak positif pada sektor lainnya.

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar