Jurus Blue Bird Genjot Laba di Tengah Gempuran Taksi Online

Posted on

JawaPos.com – Perusahaan taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD) mengalami penurunan laba bersih selama dua tahun terakhir. Tercatat, sepanjang 2017, laba perseroan sebesar Rp 424,86 miliar atau turun dibandingkan dengan 2016 yang tercatat sebesar Rp 507,28 miliar. Laba bersih 2016 pun juga turun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 824,02 miliar.

Direktur Independen Blue Bird, Sandy Permadi mengaku, penurunan laba perseroan disebabkan adanya persaingan bisnis taksi online. Sehingga, hal tersebut berdampak secara signifikan pada perseroan.

“Perseroan mencatat iklim persaingan dengan angkutan sewa khusus atau yang kita kenal dengan taksi online masih berjalan dengan intens seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/5).

Baca Juga :  Jurus Pupuk Indonesia Amankan Stok Jelang Lebaran

Dalam menghadapi tantangan gempuran taksi online, Blue Bird akan terus meningkatkan dari sisi pelayanan pelanggan. “Perseroran memilih untuk fokus dengan apa yang selama ini menjadi kekuatan perseroan yaitu pelayanan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Blue Bird Adrianto Djokosoetono menambahkan, pihaknya akan melakukan strategi lintas platform untuk menggaet konsumen dalam menikmati layanan taksi dengan baik. Salah satu upayanya adalah menggandeng Traveloka untuk transportasi di Bandara dan meningkatkan experience dari aplikasi transportasi daring, My Blue Bird.

“Dengan adanya perubahan akibat perkembangan teknologi, kami menyiasati itu untuk mengembangkan perseroan. Ada kolaborasi tingkat platform dengan traveloka di penghujung 2017. Kemudian aplikasi perseroan my blue bird untuk bisa dilakukan experience yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tak Lagi Bikin Bingung, Segera Integrasikan Tol Putus di Waru

(mys/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar