Kabar Duka, Pendiri Casio Meninggal Dunia

Posted on

JawaPos.com – Kazuo Kashio, co-founder perusahaan elektronik Casio, meninggal dunia di Usia 89 Tahun. Kashio merupakan salah satu dari empat bersaudara yang mendirikan Casio Computer, perusahaan Jepang di balik jam tangan G-Shock, kalkulator, dan peralatan elektronik lainnya. Dia meninggal 18 Juni di sebuah rumah sakit Tokyo lantaran penyakit Pneumonia.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman TheWashingtonPost, Kamis (21/6), Kazuo Kashio merupakan ketua perusahaan dan menjabat sebagai Presiden. Dirinya pula yang banyak membantu mempopulerkan G-Shock, jam tangan tangguh yang telah berkembang menjadi merek yang diakui secara internasional sejak debut 1983 silam.

Juru bicara perusahaan, Kazuhiko Ichinose mengatakan, Kashio memiliki reputasi sebagai orang yang bersemangat dan tangguh. Selain G-Shock, Kashio juga bekerja mempopulerkan kamera digital QV-10, yang mulai dijual pada 1995 lalu. Kamera tersebut memperkenalkan layar di bagian belakang untuk melihat pratinjau gambar yang kini menjadi fitur standar pada kamera digital.

Kamera revolusioner berkat gagasan Kazuo Kashio, Casio QV-10. (TheVerge)

Sekadar informasi, popularitas Casio sebagai perusahaan teknologi yang identik dengan jam tangan dan kalkulator dimulai dari sebuah toko mesin yang didirikan pada 1946 oleh Tadao Kashio. Dari namanya, kemudian berevolusi menjadi Casio. Tapi Casio memiliki ambisi besar, mengincar pasar luar negeri sejak awal. Hal ini yang kemudian dilakukan Casio dengan mulai mengekspor kalkulator pada 1966 mendapat respons positif dari luar negeri.

Baca Juga :  Buntut Skandal Cambridge Analytica, Facebook ‘Diet’ Berbagi Data

Kazuo Kashio kemudian menggantikan kakaknya Tadao, yang menjabat sebagai presiden kedua Casio. Presiden pertama adalah ayahnya sendiri. Hingga kini, tampuk kekuasaan Casio dipegang oleh anak tertuanya, Kazuhiro Kashio.

Pada lingkup perusahaan dan keluarga, mendiang Kazuo Kashio dikenal sebagai orang yang memiliki pandangan inovasi jauh ke depan. Revolusi diperlukan agar sebuah perusahaan dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin sengit. Pengembangan berbagai produk baru dan terciptanya pasar-pasar baru menjadi salah satu kunci suksesnya.

“Dengan membebaskan diri dari prakonsepsi dan gagasan konvensional, kami telah menyusun produk yang benar-benar dibutuhkan dan menggunakan teknologi digital kami untuk membuat mereka menjadi kenyataan,” katanya dalam salah satu pesannya sebagai ketua.

Baca Juga :  Perhatian! Anak-Anak Pengguna Perangkat Musik Berisiko Gangguan Serius

Untuk pasar tanah air sendiri, nama Casio cukup dekat dengan masyarakat. Khusus untuk produk jam tangan G-Shock-nya bahkan sampai berdiri beragam komunitas pecinta jam tangan andal tersebut.

G-Shock memang terkenal dengan kekuatan dan daya tahannya. Baik untuk performanya, baterai, hingga ketahanan fisik yang dimilikinya membuat banyak orang saat ini masih memilih G-Shock sebagai jam tangan andalan. Bahkan di tengah gempuran jam tangan modern dengan kemasan jam tangan pintar alias smartwatch.

(ryn/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar