Kampanye, Tim Paslon Gubernur Diimbau Gunakan Akun Resmi

Posted on

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS – Tim pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel diminta menggunakan akun sosial media resminya sesuai yang terdaftar di Bawaslu.

Ketua Panwas Maros, Sufirman mengatakan, Minggu (27/4/2018) jika ada tim paslon yang menggunakan akun lain untuk kampanye, maka dianggap pelanggaran.

Masing-masing paslon sudah diminta untuk membuat akun facebook, instagram dan twitter.

Akun tersebut harus digunakan berkampanye lewat media.

“Kami sudah minta kepada kepada tim paslon untuk membuat akun sosmed yang akan digunakan kampanye. Tapi kalau ada akun lain yang tidak terdaftar lalu berkampaye, itu pelanggaran,” katanya.

Baca: Temukan Pelanggaran Paslon Gubenur, Panwas Bakal Lakukan Ini

Pemilik akun maupun paslon akan diproses sesuai aturan yang berlaku, jika melanggar.

Hal itu harus dilakukan supaya tim paslon lain tidak melakukan hal yang sama.

Tekait pelanggaran spanduk berisi ucapan Ramadan yang mengandung unsur kampanye, Panwas belum menemukannya.

Spanduk yang melanggar yakni, tercantum nomor partai dan identitas calon.

“Spanduk ucapan yang memuat nomor partai dan identitas calon, itu melanggar. Kami pasti akan cabut. Tapi sebelum itu, kami lakukan teguran dulu,” ujar sufirman.

Baca: Propam Intai Personel Pengamanan Tarawih Masjid di Maros

Dia mencontohkan, adik Bupati Maros Hatta Rahman, Suhartina Bohari.

Suartina telah memasang spanduk ucapan di Patung Kuda Turikale dan Bulu-bulu, Marusu, jalan poros Maros.

Spanduk tersebut mengandung unsur kampanye, karena memuat identitas dan nomor partai PAN.

“Kami sudah tegur itu. Jika tidak diindahkan, kami akan menurunkan spanduk itu. Jelas itu pelanggaran yang harus ditindak,” ujar Sufirman.(*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar