Kapal Angkut Ikan Tewaskan Belasan Penumpang di Makassar, Januar Minta Izin Pelayaran Ditertibkan

Posted on

TRIBUN-TIMUR.COM – Kapal nelayan KM Arista tenggelam di Perairan Pulau Khayangan, Selat Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13/6/2018) siang.

Kepala Syahbandar Utama Makassar, Victor Viki Subroto menjelaskan kapal tersebut tenggelam di tengah perjalanan dari Pelabuhan Paotere, Makassar, menuju ke Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Makassar.

“Kapal KM Arista jenis jolloro dengan berat GT 6 bertolak dari Pelabuhan Paotere pada (13/6/2018) pukul 13.30 WITA dengan tujuan Pulau Barrang Lompo dan tenggelam di perairan Pulau Khayangan,” ungkap Victor, melalui keterangan resminya, Rabu malam.

Sejumlah penumpang pun tewas.

Baca: Cerita Korban KM Arista, Si Kecil Andriani Tenggelam Bersama Sepeda Barunya

Baca: VIDEO: Suasana Pencarian Korban Kapal Tenggelam KM Arista

Hingga Rabu (13/6/2018) sore telah ditemukan 13 korban tewas dari perkiraan 37 korban.

Victor menegaskan bahwa kapal KM Arista sebenarnya dikhususkan untuk mengangkut ikan.

Namun, sayangnya pada saat kejadian kapal mengangkut penumpang yang telah berbelanja keperluan Lebaran ke Makassar.

“Kami tidak tahu berapa kepastian jumlah penumpang yang diangkut oleh kapal tersebut karena tidak adanya manifest. Namun demikian, kami terus melakukan pencarian korban kapal tersebut yang belum ditemukan,” ujar Victor.

Selain itu, KM Arista juga berangkat tanpa izin regulator dan tidak memiliki Surat Pertunjuan Berlayar (SPB).

“Kapal tersebut berangkat tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan berangkatnya tanpa sepengetahuan kami selaku regulator di Pelabuhan,” ujar Victor.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar