Kapolres Jeneponto Sudah 20 Tahun Tak Lebaran di Kampung Halaman, Begini Ceritanya

Posted on

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU – Pulang kampung atau mudik lebaran merupakan momen yang didambakan setiap warga muslim yang bekerja jauh dari kampung halaman.

Dengan bermudik, tentunya moment kebahagian berkumpul bersama sanak keluarga saat lebaran Idul Fitrih dapat dirasakan lansung.

Namun tidak bagi seorang AKBP Hery Susanto. Menjabat sebagai Kapolres Jeneponto, dirinya tidak dapat merasakan lansung moment kebahagiaan itu.

Ia bersama jajarannya disibukkan dengan tugas sebagai seorang polisi yang harus melayani dan mengamankan lancarnya arus mudik.

“Saya lebaran dan shalat Ied di Lapangan Passamaturukang Kota Jeneponto (Bontosunggu),” kata Hery kepada TribunJeneponto.com, Minggu (17/06/2018).

Baca: Malam Takbiran, Polres Jeneponto Bubarkan Aksi Konvoi Kendaraan

Baca Juga :  Dua atlet Sulsel tembus semifinal Kejurnas PPLP

Semenjak mengabdi sebagai pasukan Tri Brata Tahun 1996 silam, ia mengaku baru dua kali merasakan salat Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

“Sejak tahun 2013, lebaran di tempat tugas. Dan sejak mulai dinas tahun 1996, baru tahun 2005 dan 2013, lebaran di kampung,” kata perwira polisi asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, itu.

Berada jauh dari kampung halaman, ia pun terpaksa merayakan hari lebaran dengan sanak keluar melalui sambungan telepon selular.

“Saat lebaran, saya menelpon orang tua dan saudara di kampung jika tidak mudik,” ujar Hery yang juga mantan Kapolres Bombana, Sulawesi Tenggara.

Baca: Pemilik Merantau ke Kalimantan, Dua Rumah Terbakar di Jeneponto

Baca Juga :  Masa Tenang, Raut Muka Bahagia Terpancar di Wajah Ichsan Yasin Limpo

Lalu apa harapan Hery Susanto saat lebaran Idul Fitrih 1440 Hijriah atau 2019 mendatang?

“Harapan saya di Idulfitri mendatang yakni agar masarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, tertib dan nyaman,”¬†ucap ayah dua orang anak itu.(*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar