Karius yang Bikin Blunder, Wikipedia yang Diacak-acak

Posted on

JawaPos.com – Kekecewaan fans Liverpool terhadap kiper Loris Karius berdampak buruk terhadap laman Wikipedia. Blunder yang dilakukan Karius dan berujung kekalahan menyakitkan bagi The Reds membuat profilnya di Wikipedia dirusak oknum.

Seperti diketahui, Karius melakukan dua blunder di final Liga Champions, Minggu (27/5) dini hari tadi. Blunder pertamanya terjadi saat akan mengumpan bola kepada pemain terdekat. Nahas, bola diblok Karim Benzema dan kemudian memantul tepat ke arah ke gawang.

Blunder kedua terjadi di babak kedua. Tendangan jarak jauh Gareth Bale gagal ditangkap dengan sempurna oleh Karius. Bola pun lepas dari tangannya dan masuk ke dalam gawang.

Screen shoot pengerusakan profil summary loris karius di laman Wikipedia (Istimewa)

Oknum fans yang kecewa dengan blunder yang dilakukan Karius langsung melakukan tindakan anarki. Profile summary sang pemain di laman Wikipedia diubah seenaknya. Sepanjang pengamatan JawaPos.com, setidaknya ada 4 kali pergantian profil dengan isi yang merupakan kekecewaan kepada Karius. Perubahan ini setidaknya terjadi antara pukul 03.30 hingga 04.00 WIB.

“Loris Karius adalah seorang pemotong rumput berkewarganegaraan Jerman yang bermain untuk klub Real Madrid bisa bermain pada posisi penjaga gawang walaupun tidak bisa menangkap dan tidak melempar dengan baik,” demikian salah satu ubahan yang dilakukan oknum yang memiliki akun di Wikipedia Indonesia.

Tak hanya profil Karius yang menerima aksi vandalisme dari oknum tak bertanggung jawab. Profil Sergio Ramos yang membuat Mohamed Salah cedera pun ikut menjadi sasaran.

“Sergio Gelut merupakan seorang preman pasar asal Condet yang bermain pada posisi bertahan. Jurus kuncian mautnya yang fenomenal terjadi saat melawan Liverpool di final UCL 2018,” hasil aksi vandalisme terhadap profil Sergio Ramos di Wikipedia.

Pihak Wikipedia Indonesia tampaknya sigap dalam menghadapi aksi-aksi pengerusakan di dalam artikel yang mereka kelola. Profil Karius dan Sergio Ramos langsung diperbaiki begitu dirusak oknum.

Sekitar pukul 05.00 pagi tadi, akun resmi Wikipedia Indonesia pun mengungkapkan kekecewaaan atas perilaku buruk para pemilik akun di laman mereka. Mereka meminta untuk tidak ada lagi aksi-aksi vandalisme dalam artikel di Wikipedia Indonesia.

“Wikimin tahu rasanya apabila klub kesayangan Anda kalah di pertandingan, tetapi mohon untuk tidak melakukan pengerusakan terhadap artikel klub maupun salah satu pemainnya. Sungguh tidak ada manfaatnya bagi Wikipedia maupun Anda sendiri yang melakukannya,” demikian pernyataan admin Wikipedia melalui akun @idwiki.

(adw/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar