Kasus Jual Lahan Negara Dalam Pengawasan Polda Sulsel

Posted on

MAKASSAR – Terkait penjualan lahan negara seluas 6 hektar di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, kuasa hukum penggarap mengembalikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Sebelumnya, sejumlah “Eksekutor” disebutkan ada 10 nama yang diduga akan diseret dalam pemalsuan dokumen negara. Harganya pun cukup fantastik berkisaran senilai Rp 17 Miliar.

Muhammad Khairil menyampaikan jika kasus ini dikembalikan kepada Polrestabes Makassar usai bertemu dengan pihak penyidik dan Kasat Tipikor Polrestabes Makassar, belum lama ini.

“Kami menyerahkan kembali kasus ini kepada Polrestabe Makassar, dan untuk saat ini kasus tersebut masih tahap lidik,” katanya.

Baca Juga :  Berita Kota Makassar | 3.758 Napi di Sulsel Dapat Remisi Idul Fitri

Lanjut dikatakan, bahwa penanganan kasus tersebut telah di klarifikasi kepada pihak Kepolisian dan mereka menyatakan jika semua pihak terkait telah diperiksa atau diambil keterangannya oleh Unit 4 Tipikor Polrestabes Makassar.

“Kami sudah klarifikasi semuanya terkait penjualan lahan tersebut, baik pihak tahbang maupun kanit tipikor,” tandasnya.

Dia pun membeberkan jika kasus tersebut dalam pantauan Polda Sulawesi Selatan, seperti pengawasan dan akan dilakukan gelar perkara di Polda.

“Kasusnya dalam pemantauan Polda Sulsel dan pihak Kepolisian akan melakukan gelar perkara di Polda nantinya. Tinggal menunggu klarifikasi dari pihak BPN mengenai status Lahan tersebut, jika terbukti maka akan segera dilanjutkan oleh BPK sebagai Lembaga yang akan mengaudit nilai kerugian negara,” bebernya, via saluran telepon, Rabu, (13/6/2018). (*)

Baca Juga :  Anggaran siluman banggar DPRD Sulsel panggil OPD



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar