Kecelakaan Kerja Tragis Menimpa Karyawan PT BLG Suppa

Posted on

PINRANG – Kurangnya perhatian PT Biota Ganggang Laut (BLG), sebuah perusahaan pengolahan rumput laut yang beroperasi di kampung Bela-belawae Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang terhadap unsur Keselamatan Kerja karyawannya, akhirmya berdampak cukup tragis.

Itu terbukti, setelah salah satu karyawan perusahaan asing asal negeri Tiongkok China itu yang bernama Iwan (24), warga Kampung Cacabala Pekkabata Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang menjadi korban kecelakaan kerja di Perusahaan tersebut, Selasa (12/6/2018) sore sekira pukul 16.15 Wita. Akibat kejadian itu, korban sudah bisa dipastikan akan mengalami cacat seumur hidup pada kedua kakinya.

Informasi yang dihimpun lintasterkini.com, kronologis kejadian berawal saat korban diperintahkan untuk membersihkan mesin Grending Awal (Pembersih Rumput Laut). Namun Siapa sangka, saklar mesin Grending yang awalnya dalam posisi OFF, tiba-tiba dinyalakan ke Posisi ON oleh salah satu karyawan Warga Negara Asing (WNA) sewaktu korban sementara membersihkan mesin.

Akibatnya, kedua kaki korban terjepit, tergiling dan terpotong oleh mesin. Mengetahui adanya kejadian itu, rekan korban sesama karyawan langsung membantu mengangkat korban dan melarikannya ke Rumah Sakit Umum Andi Makassau Kota Parepare guna mendapatkan pertolongan medis.

Yang cukup disesalkan, dari informasi yang berkembang, pihak perusahaan terkesan lepas tangan dan enggan bertanggungjawab. Pihak Manajemen PT BLG yang coba dikonfirmasi lintasterkini.com, Rabu (13/6/2018) siang, belum bisa dimintai keterangan resminya.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pinrang, Syamsuddin yang dikonfirmasi lintasterkini.com, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Saya barusan dari sana. Masalah ini sudah ditamgani pihak Perusahaan. korban dirujuk ke Makassar dengan didampingi Mr Chung, salah satu pejabat (WNA) perusahaan,” ungkap Syamsuddin.

Terkait adanya dugaan unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja yang menimpa korban Iwan, Syamsuddin tidak menampik adanya kemungkinan hal tersebut.

“Untuk masalah yang itunya, sementara ditangani pihak Kepolisian Polres Pinrang. Beberapa saksi sudah diperiksa untuk dimintai keterangannya,” pungkasnya. (*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar