Kejari Makassar tangkap ketua KSP Agung Lestari

Posted on

Makassar (Antaranews Sulsel) – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Cabang Pelabuhan Makassar bersama kepolisian akhirnya menangkap Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari Rudianto, di rumahnya BTN Pao-pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

? ?”Tersangka sudah beberapa kali mengindahkan pemanggilan akhirnya ditangkap dan dijemput paksa tim gabungan di rumahnya. Tersangka dianggap menghalang-halangi proses penyelidikan,” kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar Andi Irfan, Kamis.

Menurutnya, penjemputan paksa sekaligus penangkapan tersangka karena kasus dugaan korupsi dana bergulir Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Koperasi senilai Rp1,4 miliar.

Selain itu, yang bersangkutan telah mangkir enam bulan untuk menjalani pemeriksaan dengan kapasitasnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi atau tipikor.

“Sementara ini kami periksa intensif dengan statusnya sebagai tersangka. Setelah pemeriksaan ini kami secepatnya mengajukan pelimpahan perkara tersebut ke pengadilan untuk disidangkan,” kata dia lagi. 

Tersangka Rudianto yang buron selama hampir setahun, juga terancam hukuman 20 tahun penjara atas perbuatannya diduga melakukan korupsi dana bantuan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi.

Dalam perkara ini, Rudianto tidak menjalankannya sendiri, tetapi bersama mantan pengawas KSP Agung Lestari Suwondo yang sebelumnya telah divonis di Pengadilan Tipikor Makassar.

Dugaan korupsi tersebut berawal pada 5 Februari 2013, KSP Agung Lestari yang beroperasi di Kota Makassar mengajukan permohonan modal kerja agar mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir permodalan.

Permohonan tersebut diajukan kepada LPDB-KUMKM Kementerian Koperasi. Koperasi ini diketahui bernama KSU Kopermas Bilawaya kemudian diubah namanya menjadi KSP Agung Lestari.

Permohonan bantuan permodalan ini lalu dikabulkan termasuk pinjamannya disetujui sebesar Rp2 miliar dan telah ditransfer ke rekening KSP Agung Lestari, belakangan dua tersangka ini menyalahgunakan dana tersebut dan tidak disalurkan kepada nasabah maupun anggota koperasi di dalam daftar penerima.

Bahkan dana ini malah dibelanjakan membeli rumah toko (ruko) sebagai aset mereka, sehingga dari perbuatannya negara dirugikan sebesar Rp1,4 miliar.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar