Kinal Pastikan Tak Ada Member yang Kebal dari Sistem JKT48 Academy

Posted on

JawaPos.com – Grup idola JKT48 punya cara baru untuk menciptakan bibit penerusnya. Yakni, dengan membuat sistem JKT48 Academy yang sudah berjalan satu bulan. Di akademi itu, para gadis yang punya keinginan untuk menjadi idola digembleng hingga punya mental kuat saat tampil.
Kepala Sekolah JKT48 Academy, Devi Kinal Putri saat ditemui di event Buka Bersama Tim J mengatakan, siswi akademi saat ini selalu latihan tiap hari. Namun, dalam satu bulan ini belum ada latihan terkait dengan lagu JKT48. ’’Masih basicnya saja. Inginnya seperti generasi 1 dulu. Full Basic selama sebulan,’’ ujarnya, Jumat (1/6).
Dari latihan hal-hal dasar sebagai idola dan menjadi bagian JKT48 itu, memang belum menyentuh pada hal-hal berat. Seperti belajar tentang menari dan menyayi. ’’Baru belajar tentang JKT48. Di sini, member itu bukan hanya soal skill. Tapi juga mental yang kuat,’’ imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, JKT48 Academy menganut dua kelas. Kelas A ditujukan pada member yang siap menjadi back-up member tim dalam berbagai pertunjukan. Mmeber yang naik maupun dari tim, dilakukan setiap tiga bulan. Sedangkan siswi kelas B, belajar tentang idol dan mempersiapkan diri untuk naik ke Kelas A.
Nah, siswi Kelas B yang saat ini diisi anak baru generasi 6, juga belajar berbagai hal mengenai JKT48. Bisa jadi guide untuk pengunjung teater, sampai penjualan tiket. Mereka akan belajar sampai paling lama satu tahun untuk bisa naik kelas menjadi member. Jika tidak, akan dikeluarkan.
Lebih lanjut Kinal menjelaskan, setelah belajar soal JKT48, siswi Kelas B diyakini bisa cepat belajar soal performance. Sebab, mereka punya semangat yang bagus. Bahkan, mereka sudah memiliki beberapa kemampuan dasar untuk menjadi performer. Misal, ada yang bisa menari sampai yang latar belakang sebagi atlet.
’’Banyak talent bagus di generasi 6 ini. Bagus. Semangat banget mereka. Kalau digabung dengan member sekarang, bisa membantu untuk mengingat bagaimana mereka dulu. Jadinya, bisa ikut semangat juga,’’ terang Kinal yang juga member Tim J JKT48 itu.
Selain soal perkembangan siswi Kelas B, juga disinggung soal naik turunnya member ke kelas A. Saat ini, sudah ada beberapa member yang naik dari Kelas A untuk masuk ke tim. Misalnya, Okta yang naik ke Tim T dan Sania Julia ke Tim J. Kinal menegaskan, bahwa naik turun itu nyata dan bisa kena pada siapa saja yang performanya kurang.
Ditegaskan tidak ada yang kebal terhadap penilaian untuk dinyatakan bertahan di tim atau harus masuk akademi lagi. Termasuk, para Kapten Tim J, KIII, dan T. ’’Semuanya bisa kita ganti selama tiga bulan itu. Dari dulu tidak ada anak emas. Bagaimana (kemampuan) member dan penggemarnya,’’ tegasnya.
Kapten Tim J Priscillia Sari Dewi juga menegaskan hal itu. Dia memastikan bahwa semua member, di semua tim JKT48 bisa turun menjadi Siswi Akademi Kelas A. ’’Nggak ada yang nggak mungkin,’’ terangnya.
Bagi Sisil, system JKT48 Academy memang seru. Sebab, bisa membuat seluruh member untuk lebih berusaha lagi. Kemungkinan gonta ganti anggota member setiap bulan juga tak ada masalah. Tidak ada relevansi dengan kekompakan tim.
’’JKT48 Academy nggak bikin susah. Malah memunculkan jiwa bersaing member. Bagaiman supaya nggak turun,’’ urainya.
Terpisah, pada Jumay (1/6) Tim J JKT48 mengadakan buka bersama penggemar di salah satu restoran kawasan Jakarta Selatan. Dalam acara yang dimulai pukul 16.00 tersebut, puluhan fans datang untuk seru-seruan. Salah satu game yang menarik adalah karaoke bersama beberapa member Tim J. Lagu yang dinyanyikan tidak terbatas pada milik JKT48 saja. Banyak yang menyanyikan lagu pop maupun dangdut. Di acara buka bersama itu, penggemar bisa bebas ngobrol dengan para member. Waktunya tidak sesingkat ketika hadir di handshake event.

(dim/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar