Latihan Posko I Kodim 1421 Pangkep Resmi Ditutup

Posted on

PANGKEP – Kegiatan Latihan Posko I Kodim 1421/Pangkep yang diselenggarakan selama 3 hari, resmi berakhir dan ditutup, Jum’at (22/6/2018). Upacara penutupan yang berlangsung di lapangan Makodim 1421/Pangkep tersebut dipimpin langsung Kasrem 142/Tatag, Letkol Arh Muhammad Imran. Sebelum penutupan dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan Kaji Ulang hasil dari pelaksanaan latihan posko I yang disampaikan Kasi Ops Korem 142/Tatag, Mayor Inf Muhammad Amin Pajerai.

Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 142/Tatag, Letkol Arh Muhammad Imran, Danrem 142/Tatag berharap agar materi latihan yang telah diberikan dapat diserap dengan baik untuk ditindaklanjuti dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas Kodim 1421/Pangkep di masa yang akan datang guna tercapainya tugas pokok secara optimal. Kelemahan atau kekurangan yang telah dievaluasi pada kaji ulang hendaknya direspon sebagai suatu koreksi dalam upaya penyempurnaan mekanisme kerja dalam rangka terwujudnya profesionalisme yang diharapkan.

Baca Juga :  Ichsan: Jangan Keluarkan Air Mata, Mari Tetap Solid

“Materi Latihan Posko I Kodim yang telah saudara terima, harus benar-benar dihayati untuk dijadikan sebagai acuan dalam menghadapi tugas pokok di masa yang akan datang. Jadikan latihan sebagai suatu kebutuhan dan budaya organisasi. Karena dengan latihan, kulaitas dan profesionalisme prajurit akan terwujud.” Kata Kasrem 142/Tatag, Letkol Arh Muhammad Imran.

Di akhir amanatnya, atas nama Danrem 142/Tatag, Imran menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada penyelenggara latihan dan semua pihak terkait yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan Latihan Posko I Kodim 1421/Pangkep dengan baik.

“Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada peserta latihan atas keseriusan dan kesungguhannya selama mengikuti latihan. Saya berharap, kerjasama yang terjalin dengan baik ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Temuan-temuan yang menyangkut tentang kelemahan, kekurangan dan hal-hal menonjol yang dinilai positif agar dievaluasi untuk ditindaklanjuti, baik sebagai bahan laporan kepada Komando Atas maupun bagi kepentingan pembinaan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  DPRD Sulbar minta gubernur tidak rugikan guru PTT



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar