Layani Penukaran Uang, Malang Siapkan Rp 3,9 T Selama Ramadan

Posted on

Kepala KPBI Malang Dudi Herawadi mengatakan, jumlah tersebut naik sekitar 14 persen dari total kebutuhan libur Idul Fitri 1438 H atau pada 2017 lalu. 

Dia menerangkan, outflow (perkiraan kebutuhan uang) pada periode Ramadan/Idul Fitri merupakan 25 persen dari outflow secara tahunan yang terus meningkat. Rata-rata historis di KPBI Malang, selama 5 tahun (2013-2017) peningkatan outflow periode Ramadan/Idul Fitri mencapai 14,2 persen per tahun.

Dudi menyampaikan, khusus periode Ramad an/Idul Fitri 2018, diperkirakan kebutuhan akan uang tunai di wilayah kerja KPBI Malang (Wilayah Malang Raya, Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Kota dan Kabupaten Probolinggo) meningkat sebesar 14 persen, yakni menjadi Rp 3,9 triliun dibandingkan periode 2017 yang sebesar Rp 3,5 triliun. 

Ada beberapa hal yang menyebabkan kebutuhan akan uang tunai tersebut meningkat. Antara lain, tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan Rp 100 ribu, kebijakan penambahan libur dan cuti bersama selama tiga hari kerja pada tanggal 11, 12, dan 20 Juni 2018, sehingga total hari libur menjadi 12 hari.

“Juga ada wacana kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparat Sipil Negara dan Pensiunan,” ujar Dudi, Sabtu (19/5).

Tidak hanya itu, lanjut dia, kenaikan jumlah kebutuhan uang kartal juga dikarenakan adanya Pilkada serentak di 171 daerah pada tanggal 27 Juni 2018, yang bersamaan dengan periode Idul Fitri. “Untuk wilayah kerja KPBI Malang, Pilkada dilakukan di Kota dan Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang,” jelasnya. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, KPBI Malang telah mempersiapkan layanan kas selama periode tersebut, baik melalui jaringan kantor Bank Indonesia maupun jaringan perbankan.

“BI berupaya memadukan layanan pembayaran tunai dan non tunai dalam rangka mewujudkan less-cash society,” kata dia. Hal itu bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan peritel agar semakin sering menggunakan instrumen pembayaran non tunai sebagai alternatif uang tunai.


(fis/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar