Lebih Cepat dan Minim Nyeri, LHP Atasi Kelainan Pembuluh Darah

Posted on

JawaPos.com – Sebagian kalangan kerap menyepelekan kelainan pada pembuluh darah. Padahal, jika tidak segera ditangani, hal itu berisiko tinggi hingga mempengaruhi kualitas hidup penderita.

Oleh karena itu, ahli bedah RS Mitra Keluarga Kenjeran, dr Adhitya Angga Wardhana SpB, menyarankan agar segera dilakukan tindakan jika mengalami kelainan pada pembuluh darah. Salah satu caranya adalah dengan cara minimal invasif, yakni dengan teknologi laser hemorrhoido-plasty procedure (LHP) yang diterapkan di RS Mitra Keluarga Kanjeran.

Menurut dr Angga, LHP merupakan suatu tindakan hemoroid minimal invasive dengan menggunakan teknologi laser. Pada penerapannya, laser menyebabkan koagulasi pada pleksus heamorhoidalis dan berdampak pada mengempisnya jaringan hemoroid yang membengkak atau menonjol.

RS Mitra Keluarga Kenjeran menangani kelainan pembuluh darah dengan laser hemorrhoido-plasty procedure (LHP). (Istimewa)

“Tindakan bedah minimal invasif dengan teknik laser LHP untuk penanganan hemoroid telah menjadi pilihan karena memberikan hasil kesembuhan tuntas, tanpa meninggalkan keluhan nyeri pascatindakan yang sangat mengganggu,” ungkapnya sebagaimana keterangan yang diterima JawaPos.com, Minggu (27/5).

Selain itu, lanjutnya, LHP memiliki banyak keunggulan dibandingkan metode lain. Di antaranya, pengerjaannya yang lebih cepat, rasa nyeri pascatindakan dapat diminimalisasi, dan pemulihan pascatindakan lebih cepat.

“Tingkat keberhasilan tindakan LHP di RS Mitra Keluarga Kenjeran sangat baik dan pasien umumnya puas dengan hasil tersebut. Dalam evaluasi yang kami lakukan, tidak didapatkan komplikasi dan hanya menemukan nyeri pascatindakan yang sangat minimal. Keesokan harinya, pasien sudah melakukan aktivitas sehari-hari tanpa ada keluhan,” jelasnya.

Teknik minimal invasif juga ditujukan untuk menangani kelainan varises. Sebagai bentuk komitmen dalam pengobatan varises atau penyakit pembuluh darah vena, RS Mitra Keluarga Kenjeran mendirikan unit khusus, yaitu Vein Clinic.

Vein Clinic menyediakan fasilitas dan pelayanan pengobatan dengan teknik minimal invasif di bidang bedah vaskular (endovaskular) untuk penyakit pembuluh darah arteri maupun pembuluh darah vena atau varises.

Menurut dokter spesialis bedah vaskular dan endovaskular RS Mitra Keluarga Kenjeran, dr Niko Azhari Hidayat Sp.BTKV (K), teknik laser digunakan pada kasus seperti varises tungkai, yakni Endo Venous Laser Ablation (EVLA) atau EndoVenous Laser Therapy (EVLT).

Metode EVLA, ungkap dr Niko sebenarnya termasuk tindakan kecil yang memiliki banyak kelebihan. Sebut saja, prosedur tindakan yang singkat namun tidak merusak jaringan sehat di sekitarnya. Sedangkan, metode EVLT di RS Mitra Keluarga Kenjeran memiliki banyak keunggulan. Di antaranya, less pain, minimal invasif, anastesi lokal, dan waktu penanganan lebih singkat (rata-rata satu jam).

“Di luar negeri, setelah pasien mendapat penanganan EVLT, pasien bisa langsung berjalan dan pulang,” ujar dr Niko.

Hanya saja, perlu diingat bahwa sebelum melakukan tindakan, pasien diperiksa menggunakan USG vaskular untuk menentukan lokasi titik refl uks dan menentukan besarnya diameter vena yang sakit.

Selanjutnya, setelah titik refl uks dipetakan, dilakukan prosedur tindakan. Dilanjutkan dengan anastesi lokal pada pasien kemudian kateter dimasukkan ke dalam pembuluh vena. Laser akan bekerja, mengempiskan, dan merusak vena yang sakit.

(jpg/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar