Lurus, Mulus, Waspadai Kecelakaan di Tol Cipali

Posted on

Tol Cikopo Palimanan (Cipali) memiliki ruas yang paling panjang di antara tol lainnya di Indonesia. Tol yang dikelola PT Lintas Marga Sedaya (LMS) itu sepanjang 116 kilometer dengan melewati lima kabupaten. Yaitu, Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon.

JALAN yang panjang membentang dan mulus justru membuat pengendara harus lebih berhati-hati. Sebab, hal itu bisa memicu pengendara untuk menekan pedal gas kencang-kencang. Jawa Pos yang menelusuri tol tersebut tanggal 23 dan 25 Mei lalu merasakan kondisi jalan mulus dan lengang. Mobil bisa dipacu hingga 140 kilometer per jam di tol yang diresmikan pada 2015 itu.

Kondisi jalan yang lurus dan lengang juga bisa membuat pengendara bosan dan mengantuk. Risiko kecelakaan pun berada di depan mata. Manajemen PT LMS pun menyadari potensi berbahaya itu. Karena itu,  mereka menyiapkan tiga strategi untuk mengantisipasi hal tersebut.

BOTTLE NECK: Ada perbaikan jalan di km 161. Pengelola berjanji melebarkan jalur tersebut saat musim mudin Lebaran. (RAKA DENNY/JAWA POS)

”Kami punya langkah pencegahan dengan tiga E: engineering, education,  dan enforcement,” ungkap General Manager Operasional PT LMS Suyitno yang ditemui Jawa Pos di kantornya di Subang 25 Mei lalu.

Mereka secara rutin menindak pengendara yang melanggar batas kecepatan dan muatan, serta parkir sembarangan. Termasuk yang ditindak adalah travel gelap yang memodifikasi mobilnya sehingga bisa menampung lebih banyak penumpang. Misalnya, mobil yang berkapasitas delapan penumpang dimodifikasi menjadi 12 penumpang. ’’Berdasar data, kecelakaan banyak terjadi pada mobil-mobil travel gelap,’’ ujar Suyitno.

Termasuk pemasangan patung polisi lalu lintas di antara dua lajur seperti di Km 138. Patung polisi tersebut bisa menjadi semacam hiburan tersendiri di antara jalan tol yang lengang. ’’Ya, itu juga untuk mengurangi kecelakaan,’’ kata dia, lantas tersenyum.

Selain itu, ada sosialisasi bahaya kecelakaan yang dikemas dengan cara-cara yang unik. Misalnya, acara dangdut Cipali dengan melibatkan sopir bus yang dilakukan dua kali setahun. Ada pula sosialisasi kepada sopir truk yang melibatkan polisi serta dinas perhubungan yang dikemas dalam Cipali Hoki. ’’Kami pernah undang pembalap nasional untuk memberikan tip mengenai keselamatan di jalan raya,’’ imbuh dia.

Sedangkan dari sisi teknik jalan, dilakukan pemasangan guardrail, pagar baja yang ditanam di pinggir tol. Dua jalur tol Cipali lebih banyak yang dipisahkan dengan lahan kosong cekung. Tapi, di beberapa titik memang dipasang guardrail. ’’Itu dilakukan karena beberapa kecelakaan mengakibatkan mobil menyeberang jalur sehingga bisa menabrak mobil dari arah berlawanan,’’ ungkap dia.

Pada musim arus mudik dan balik tahun ini, PT LMS juga menyiapkan skema untuk mengatasi kemungkinan kemacetan, khususnya di gerbang tol. Diprediksi, puncak arus kendaraan masuk tol Cipali pada 13 Juni. Diperkirakan, ada 95.905 kendaraan. Sedangkan arus balik pada 20 Juni dengan prediksi 104.930 kendaraan.

Sebagai antisipasi, akan ditambahkan 14 gardu di gerbang tol Palimanan Utama. Dengan begitu, pada musim mudik nanti, dioperasikan 26 gardu. Pada hari biasa, hanya dioperasikan 12 gardu, enam enterance, dan enam exit.

’’Tahun ini tahun pertama diterapkanya full cashless,’’ ungkap Suyitno. Kemacetan di gardu tol tidak hanya terjadi karena jumlah kendaraan. Tetapi, kecepatan transaksi juga diperhitungkan. Nah, yang sering menjadi masalah adalah banyak pengemudi yang kurang saldo kartu tol elektronik. ’’Di semua gerbang tol di sisi paling kiri bisa top up e-tol,’’ imbuh dia.

Tol Cipali punya enam gerbang. Yakni, Palimanan, Sumberjaya, Kertajati, Cikedung, Subang, dan Kalijati. Ada pula penjualan kartu uang elektronik di kantor tiap gerbang. Total, ada 4 ribu kartu uang elektronik yang disiapkan.

Bandara Kertajati

Sejak Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, beroperasi, kendaraan yang melintas di tol Cipali juga meningkat. Sebagian kendaraan yang ke bandara atau dari bandara melintasi tol tersebut.

’’Kami berkoordinasi dengan kepala dinas perhubungan Jawa Barat untuk mengetahui jadwal pesawat yang ke bandara itu,’’ ujar  Suyitno.

Saat ini untuk akses ke BIJB melalui tol Cipali bisa keluar gerbang Kertajati di Km 159. Selanjutnya bisa melewati jalan provinsi menuju bandara tersebut dengan jarak 4–5 kilometer.

Suyitno mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat penunjukan untuk membangun tol menuju bandara tersebut. Bila tidak ada halangan, tahun ini akses tol menuju ke dekat bandara itu mulai dibangun. ’’Jarak tempuhnya menjadi lebih pendek, sektiar 2 kilometer,’’ imbuh dia.

Kenyangkan Perut Dulu dengan Sate Maranggi

Lokasinya yang tidak jauh dari pintu masuk tol Cipali di Cikopo menjadi salah satu alasan untuk mencoba Sate Maranggi Cibungur, Purwakarta. Hanya sekitar 10 menit dari pintu tol menuju ke rumah makan milik Hj Yetty dan keluarganya itu. Rumah makan tersebut memiliki kapasitas superjumbo, bangku makan panjang yang bisa menampung 1.000 orang. Tempat parkirnya juga sangat luas.

Jawa Pos mendatangi warung makan itu pada 23 Mei pukul 19.30. Masih banyak orang yang makan di warung yang pernah didatangi Presiden Joko Widodo itu. ”Yang beda dengan sate lain ya sambalnya, pakai sambal tomat,” kata Deti Mindayani, salah seorang karyawan Sate Maranggi Cibungur.

Sambal yang dimaksud Deti tersebut merupakan perpaduan ulekan kasar antara tomat segar iris, cabai rawit hijau dan merah, serta sedikit garam. Satenya terasa tidak banyak bumbu, hanya kecap yang diusapkan tipis pada daging. Tapi, sate dibakar dengan matang yang pas sehingga sedikit kecokelatan. Ukurannya yang sedang bisa dengan mudah digigit tarik dari tusuk kayunya. Satu tusuk terdiri atas tiga atau empat iris daging. Yang membedakan sate sapi dan kambing, ada sepotong gajih pada sate kambing.

Deti yang sudah 10 tahun bekerja di warung itu mengungkapkan, pada saat arus mudik dan balik Lebaran, pengunjung bisa sangat membeludak. Bahkan, antrean mengular panjang. ”Kalau saat puasa begini, biasanya buka bersama. Ada yang memesan tempat dulu untuk 70 hingga 100 orang,” kata dia.

Menu lain yang cukup menggoda adalah soto dengkul yang berisi irisan kikil sapi berukuran besar yang empuk dan sedikit kenyal. Kuahnya bening dengan irisan daun bawah yang memenuhi mangkuk berukuran jumbo. Untuk pilihan lain, ada soto ayam, pepes ikan mas, sayur asam, dan gado-gado. Nasinya dibungkus dengan daun pisang.

Sate Maranggi Cibungur menjadi salah satu destinasi yang dipromosikan PT Lintas Marga Sedaya (LMS), pengelola tol Cipali.

(jun/c4/tom)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar