Majene gelar seminar penyusunan perencanaan kabupaten sehat

Posted on

Mamuju (Antaranews Sulsel) – Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat menggelar seminar penyusunan dokumen perencanaan kabupaten sehat dalam rangka mendukung program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di daerah itu.

Wakil Bupati Majene Lukman, saat membuka seminar penyusunan dokumen perencanaan kabupaten sehat, Kamis menyatakan, pemerintah setempat pada 2017 lalu telah memfasilitasi terbentuknya tim pembina kabupaten sehat dan forum kabupaten sehat.

“Selain bertujuan membantu Majene menuju kabupaten sehat di tahun 2019 mendatang, forum tersebut diharapkan pula menjalin kerja sama antarmasyarakat, pemda dan pihak swasta. Hal itu dimaksudkan untuk? menampung aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah secara seimbang dan berkelanjutan dalam mewujudkan sinergi pembangunan yang baik,” terang Lukman.

a mengharapkan kepada peserta, agar dapat menetapkan rumusan pemetaan tatanan kabupaten/kota sehat dan dikelompokkan berdasarkan kawasan dan permasalahan khusus yang nanti akan dijadikan indikator kabupaten sehat di Majene.

“Kami harap setiap peserta dapat menetapkan rumusan pemetaan tatanan kabupaten sehat dan dikelompokkan lagi berdasarkan kawasan dan masalah,” paparnya.

Ia membeberkan beberapa indikator tatanan kabupaten sehat, yakni kawasan pemukiman sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib pelayanan transportasi, kawasan pengembangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang mandiri dan kehidupan sosial yang sehat.

 “Keuntungan yang dapat diperoleh sebagai kabupaten sehat akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti proses pembangunan dapat disusun bersama-sama sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, masyarakat lebih mandiri mampu dan mempunyai kesempatan menjadi mitra pemerintah dalam melakukan pembangunan kota serta masyarakat bertanggung jawab dan ikut menilai hasil dan memanfaatkan pembangunan tersebut,” jelas Lukman.

Seminar penyusunan dokumen perencanaan kabupaten sehat itu menghadirkan guru besar Ilmu Kesehatan Universitas Hasanuddin Makassar Prof Sukri Palutturi sebagai pemateri.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar