Makassar wakili Indonesia jaringan kota cerdas ASEAN

Posted on

Makassar (Antaranews Sulsel) – Kota Makassar menjadi salah satu peserta yang mewakili Indonesia mengikuti pertemuan jaringan kota cerdas atau ASEAN Smart Cities Network (ASCN) bersama kota-kota terkemuka lain di Asia Tenggara.

“Hari ini mulai pembukaan kegiatan dan akan berlangsung selama empat hari atau sampai 25 Mei di Singapura,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Makassar, Ismail Hajiali yang dikonfirmasi dari Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, Kota Makassar bersama Jakarta dan Kabupaten Banyuwangi adalah tiga kabupaten dan kota di Indonesia yang menjadi pesertanya atau mewakili Indonesia dalam pertemuan ASCN tersebut.

Disebutkannya, tiga kabupaten dan kota ini terpilih mewakili Indonesia saat konferensi tingkat tinggi ASEAN pada April 2018 lalu di mana pada saat itu dibahas mengenai pengembangan kota pintar (smart city) yang akan diterapkan.

Baca Juga :  Dewi Perssik Siap Goyang Pendukung PAMMASE

“Kami masuk 26 kota dan daerah dari 10 negara ASEAN terlibat dalam forum yang dibuka langsung oleh Executive Director Centre for Liveable Cities Singapore sekaligus Chair ASEAN Smart Cities Network 2018, Khoo Teng Chye,” katanya.

Ismail mengaku, menyatakan, para delegasi akan mengikuti sesi berbagi pengalaman untuk mengeksplorasi potensi dan best practices dari masing-masing daerah.

Keterlibatan Kota Makassar di forum ASEAN adalah momen untuk mengembangkan jaringan sekaligus menambah referensi praktik inovasi dari belahan negara lain.

Apalagi, forum ASEAN ini banyak menghadirkan pakar-pakar platform digital, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan internasional seperti dari World Bank, Alibaba, Grab, Ernst and Young, Huawei, UNESCAP, dan UNDP.

“Tujuan ASCN adalah memperkuat program pengembangan kota pintar di masing-masing daerah terpilih. ASCN juga memfasilitasi semua program masing-masing daerah dengan mitra internasional untuk mendapatkan solusi terbaik,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolrestabes Makassar Hadiri Hari Raya Waisak Dirangkai Buka Puasa Bersama

Kota Makassar mengusung program Smart Home Care (Dottoro?ta) yang bisa melayani secara terintegrasi dengan layanan lainnya, seperti BPJS, Data Kependudukan, dan rekam medic.

“Jadi kami lebih menonjolkan bagaimana integrasi data masyarakat untuk mendorong perubahan layanan berbasis data based dari komponen yg terkait dengan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi,” ucapnya.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar