Mamuju buka posko kesehatan di lokasi strategis

Posted on

Mamuju (Antaranews Sulsel) – Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat akan membuka posko kesehatan di sejumlah titik strategis di daerah itu pada arus mudik lebaran 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju dr Hajrah As`ad M Kes, kepada wartawan, Senin petang, mengatakan, telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk penempatkan posko kesehatan pada arus mudik lebaran tahun ini.

“Kami telah berkoordinasi dengan Polres Mamuju untuk penentuan titik posko kesehatan di sejumlah titik pada arus mudik lebaran tahun ini. Jadi, pada setiap posko arus mudik seperti di terminal, pelabuhan dan bandara, kami juga akan menempatkan petugas medis untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Hajrah.

Terkait pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Mamuju selama cuti bersama Idul Fitri 2018, lanjut Hajrah, tetap akan dibuka, tetapi jam operasionalnya yang disesuaikan.

“Pelayanan kesehatan selama cuti bersama Idul Fitri berbeda dengan tahun lalu, sebab tahun ini libur cukup panjang, yakni lebih 10 hari. Pelayanan kesehatan di UGD pada semua puskesmas tetap buka selama 24 jam,” tuturnya.

Baca Juga :  Patria Wisata Serahkan Beasiswa untuk Qari Berprestasi

“Sementara, pelayanan tingkat dasar di puskesmas termasuk kegiatan posyandu akan diatur di masing-masing puskesmas. Secara umum pelayanan kepada masyarakat tetap bisa dilakukan melalui layanan 119,” terang Hajrah.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha RSUD Mamuju Hasriati Razak SKM, M.Kes mengatakan, pelayanan kesehatan selama cuti bersama Idul Fitri 2018 di rumah sakit milik pemerintah setempat itu juga akan tetap dilakukan dengan pengaturan jadwal tugas petugas medis.

“Kesiapan RSUD Mamuju pada cuti bersama Idul Fitri tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, hanya saja memang waktunya lebih panjang,” tutur Hasriati.

Pelayanan di IGD RSUD Mamuju, lanjut dia, tetap akan dilakukan selama 24 jam, kecuali untuk rawat jalan dan klinik.

“Terhadap kasus non-gawat darurat akan tetap kami tangani di UGD rumah sakit. Untuk kegiatan administrasi dan poliklinik kami tetap buka sampai tanggal 9 Juni 2018,” ujar Hasriati.

Baca Juga :  Penerimaan Siswa Baru 2018 Tanpa Tes, Syaratnya Hanya ini

Ia menyatakan, mulai 10 Juni 2018 pelayanan di RSUD Mamuju akan dilakukan pembagian jadwal tugas petugas kesehatan untuk melayani warga yang membutuhkan pelayanan.

“Mulai 14 sampai 17 Juni, petugas medis dan perawat yang beragama Islam akan libur dan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan dilakukan oleh teman-teman non-muslim. Jadi, ada 40 petugas medis non-muslim yang akan memberikan pelayanan kesehatan menggantikan teman-teman yang merayakan Idul Fitri,” jelas Hasriati.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar