Maraknya Kepanikan Pasar Buat IHSG Susah Bangkit

Posted on

JawaPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan berada dalam tren pelemahan. Pasalnya, maraknya kepanikan pasar membuat laju IHSG kian anjlok.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, meski laju IHSG dapat dikatakan sudah undervalued, namun secara psikologis pasar belum terlihat adanya peningkatan volume beli sehingga membuat laju IHSG sulit bangkit.

Diharapkan sentimen yang ada dapat lebih positif untuk menahan pelemahan lebih lanjut, terutama pergerakan Rupiah yang diharapkan dapat tertahan pelemahannya.

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor (DOK. MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

“Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5.624-5.638 dan resisten 5.706-5.715. Tetap waspadai sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,” ujarnya di Jakarta, Jumat (29/6).

Baca Juga :  Semester I-2018, Laba BNI Tumbuh 16 Persen

Reza menjelaskan, laju IHSG bukannya membaik justru kian terpuruk. Belum beranjaknya sentimen potensi terjadinya perang dagang AS-Tiongkok seiring masih adanya tarik ulur pembahasan perdagangan diantara kedua negara tersebut hingga kembali anjloknya Rupiah membuat pelaku pasar kian panik dan cenderung menambah aksi jualnya.

Jelang diadakannya Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, Reza Menambahkan, pelaku pasar menantikan keputusan Bank Indonesia terhadap berubah tidaknya suku bunga acuan untuk mengantisipasi pergolakan Rupiah.

(mys/JPC)

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 14.200, Ini Arahan Menteri Rini Untuk Seluruh BUMN

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar